Akhirnya laser putih ditemukan! Simak keunggulannya!

Sekelompok peneliti yang bekerja di Arizona State University telah mengguncangkan dunia ilmiah dengan mewujudkan apa yang selama ini dinanti-nantikan oleh para pecinta teknologi, laser putih! Apa itu laser putih? Apa perbedaannya dengan laser dengan warna lain? Laser putih tentu berwarna putih namun jenis ini mampu menjadi sumber cahaya alternatif yang potensial untuk digunakan di masa depan. Aplikasinya sangat luas, bisa di pemukiman hingga di layar elektronik, seperti PC, ponsel, hingga jam tangan. Kelebihan lain adalah jenis ini lebih hemat energi daripada LED dan menurut para penciptanya, laser putih mampu mencover warna lebih banyak dari apa yang selama ini bisa dicover oleh laser biasa, yakni sekitar 70% lebih banyak.

  
Para peneliti itu juga mengklaim bahwa laser mereka mampu digunakan di luar berbagai perangkat elektronik sehari-hari. Mereka menyatakan bahwa laser putih mampu digunakan dalam Li-Fi, suatu teknologi yang baru-baru ini dikembangkan dan menggunakan berbagai warna cahaya untuk mengaktifkan akses internet nirkabel dengan kecepatan yang jauh melampaui kecepatan akses Internet di dunia saat ini. Sebagai info, LED yang digunakan untuk mengembangkan teknologi Li-Fi dapat mentransfer data Internet 10 kali lebih cepat dari apa yang bisa dilakukan oleh Wi-Fi berbasis radio, dan yang menakjubkan adalah Li-Fi berbasis laser putih mempunyai kecepatan 10 hingga 100 kali lebih cepat dibandingkan Li-Fi berbasis LED!
 photo IMG_4326.jpg

Sumber Energi Berbasis Cahaya
Sebagaimana diketahui, selama 50 tahun terakhir sejak penemuan laser pertama kali, laser mampu memancarkan setiap panjang gelombang, kecuali warna putih. Penjelasan general dari hal ini adalah fakta bahwa laser pada umumnya hanya mampu memancarkan satu jenis panjang gelombang tertentu pada satu waktu. Dalam membuat laser putih, para peneliti dari Arizona State University menciptakan tiga semikonductor yang sangat tipis-begitu tipisnya sehingga masing-masing hanya setebal 1/1000 dari tebal sehelai rambut manusia- dan membariskan mereka paralel satu sama lain. Setiap semikonduktor mampu memancarkan salah satu dari tiga warna primer yang kemudian akan digabungkan dengan warna yang dipancarkan oleh dua semikonduktor lain untuk membentuk laser dengan warna putih. Satu hal yang menarik adalah setiap perangkat dapat disetting untuk membuat setiap warna dalam spektrum yang dapat terlihat.

Disinyalir laser putih tidak akan diaplikasikan dalam berbagai perangkat elektronik dalam waktu dekat karena membutuhkan penyesuaian dengan berbagai teknologi terkait yang tentunya dapat memakan waktu yang cukup lama. Dalam studi ini, para peneliti harus memasukkan elektron ke berbagai semikonduktor dengan sinar laser tambahan. Masalah yang harus dipecahkan sebelum aplikasi pada perangkat elektronik sehari-hari adalah penyesuaian laser putih hingga dapat berjalan pada daya baterai yang umum digunakan. Sungguh suatu kemajuan besar bagi dunia!

Credit: ibTimes, Gizmodo, IFLScience, The First White Laser, Wikipedia: List of Laser Type.

Post Author: Todo Golo

Penulis profesional di bidang sains dan teknologi.

Leave a Reply