Alat penerima gelombang radio ini super-duper kecil! Hanya seukuran dua atom saja!

Bisa jadi ini adalah alat penerima gelombang radio terkecil di dunia yang pernah dibuat. Bagaimana tidak?! Para ilmuwan dari Harvard School of Engineering and Applied Sciences membuatnya hanya berukuran dua atom saja. Amat-sangat kecil! Sekalipun berukuran super kecil, komponen ini sangat tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrim. Bahkan para peneliti menyebutkan bahwa komponen ini akan mampu bertahan jika digunakan di planet Venus yang ekstrim.

Penelitian yang dipimpin oleh Marko Loncar ini membangun sebuah molekul tak-sempurna dari berlian yang mereka beri nama inti Nitrogen-Vacancy (NV). Inti NV ini mereka buat dengan jalan melepas salah satu atom karbon yang ada di dalam kristal berlian, kemudian menggantikannya dengan atom nitrogen. Selanjutnya atom-atom yang ada di sekitar nitrogen juga dihilangkan untuk menciptakan sebuah sistem atom nitrogen yang berlubang di sebelahnya. Inti NV dapat memancarkan foton tunggal sekaligus mampu mendeteksi medan magnet lemah. Ia juga memiliki sifat photoluminescent yang berarti dapat mengkonversi sinyal informasi menjadi cahaya. Sifat inilah yang membuat komponen ini juga berpotensi menjadi bagian penting pada komputer quantum masa depan.

161216114311_1_900x600

Radio tersusun atas beberapa komponen utama meliputi sumber tenaga, penerima, transduser, serta speaker untuk mengkonversikan arus listrik menjadi suara. Pada alat milik Harvard ini, elektron-elektron di dalam berlian NV ditenagai oleh cahaya hijau yang dipancarkan oleh laser. Elektron-elektron tersebut sangat sensitif terhadap medan elektromagnetik, termasuk gelombang radio FM. Pada saat NV menerima gelombang radio, ia akan mengkonversikan gelombang radio tersebut menjadi sinyal audio berbentuk cahaya merah. Selanjutnya sebuah komponen fotodioda akan mengkonversi cahaya merah tersebut menjadi arus listrik sehingga dapat dikonversikan kembali oleh speaker menjadi suara layaknya radio konvensional. Coba simak video demonstrasi alat ini yang telah terunggah di situs Youtube berikut.

Komponen ini diketahui sangat kuat setelah para peneliti Harvard masih berhasil menangkap gelombang radio berisikan musik di kondisi temperatur ruang 350 derajat Celcius. Tentu hal ini didukung oleh sifat-sifat berlian yang sangat kuat.

“Berlian memiliki sifat-sifat unik tersebut,” ungkap Loncar. “Radio ini mampu beroperasi di ruang angkasa, lingkungan ekstrim, bahkan di tubuh manusia, sesuai dengan sifat berlian yang juga biokompatibel.”

Radio di dalam tubuh manusia? Cukup aneh dan ekstrim nampaknya!

Credit: Science Daily, APS Journal

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply