Bagaimana cara membasmi kanker prostat? Dibikin bunuh diri saja!

Sebuah terapi kanker unik telah ditemukan oleh para peneliti kanker di Houston Methodist Hospital. Terapi kanker ini dijuluki sebagai “terapi gen bunuh diri”. Terapi ini bekerja dengan memodifikasi sel-sel kanker prostat yang telah dimodifikasi secara genetik sehingga mampu memberi sinyal bagi sistem kekebalan tubuh pasien untuk menyerang diri mereka sendiri. Secara sederhana, terapi ini membuat sel-sel kanker untuk mengaktifkan apa yang mampu membunuh mereka, atau dengan kata lain membuat sel-sel kanker untuk melakukan bunuh diri!

Terapi ini telah diujicobakan pada dua kelompok besar pasien kanker prostat. Satu kelompok dengan kanker prostat yang kurang agresif menerima terapi gen dan radioterapi sementara, sedangkan kelompok kedua dengan kanker prostat yang agresif menerima dua macam terapi; terapi radiasi dan terapi hormonal. Hebatnya kedua kelompok memiliki tingkat keberhasilan untuk bertahan hidup selama lebih dari 5 tahun sebesar 97% untuk kelompok pertama dan 94% untuk kelompok kedua. Sebuah tingkat keberhasilan yang memecahkan rekor keberhasilan dari seluruh terapi kanker yang pernah dilakukan!

151212051759_1_540x360 [27859]

Brian Butler, kepala Department of Radiation Oncology di Houston Methodist Hospital, mengatakan bahwa mereka menggunakan adenovirus untuk membawa agen terapi ke tumor. Agen terapi yang digunakan adalah gen virus Herpes yang menghasilkan enzim Timidin Kinase atau biasa disebut enzim TK. Bagi pembaca yang belum mengetahui, adenovirus adalah kelompok virus yang bertanggungjawab terhadap berbagai penyakit pernapasan serta infeksi lambung dan usus.

Cara Kerja

Setelah gen virus Herpes dimasukkan ke dalam tumor maka gen tersebut mulai memproduksi enzim TK di dalam tumor. Kemudian para ilmuwan akan memberikan obat anti-Herpes yang bernama Valacyclovir. Valacyclovir akan menyerang setiap gen Herpes yang ditemukan termasuk yang terkandung di dalam tumor. Mungkin ada pertanyaan tentang bagaimana obat anti-herpes dapat menemukan setiap gen virus Herpes. Jawabannya adalah karena obat anti-herpes Valacyclovir bekerja dengan mendeteksi enzim TK yang diproduksi gen virus Herpes (termasuk oleh gen virus Herpes di dalam tumor). Mengapa dikatakan terapi bunuh diri? Karena tumor secara tidak sadar terus memproduksi enzim TK sebagai konsekuensi dari gen Herpes yang dikandungnya.

 photo JCI0010001.f1 27860.jpg

Perkembangan

Sejauh ini, dengan kombinasi menggunakan terapi hormonal dan radioterapi, terbukti memberikan harapan hidup lebih dari lima tahun bagi 90% lebih pasien kanker prostat yang dirawat. Terapi ini membutuhkan sebuah pengujian lagi agar dapat ditetapkan oleh FDA sebagai terapi yang aman dan dapat diaplikasikan secara universal. Ini adalah harapan besar bagi para penderita kanker prostat di seluruh dunia, mengingat bahwa jenis kanker ini adalah kanker yang paling banyak diderita oleh pria setelah kanker paru-paru.

Credit: Science DailyKamus Kesehatan: AdenovirusWikipedia: Kanker Prostat.

 

Post Author: Todo Golo

Penulis profesional di bidang sains dan teknologi.

Leave a Reply