Beginilah Jadinya Jika Kincir Angin Pembangkit Listrik Digabungkan dengan Balon Udara

Saat ini para ilmuwan terus memutar otak untuk menciptakan sebuah pembangkit listrik energi terbarukan yang semakin murah dan mampu menghasilkan daya listrik yang besar. Selama ini pembangkit listrik energi terbarukan yang berdaya besar hanya dapat dibuat di daerah-daerah tertentu, semisal Pembangkit Listrik Jawa Bali yang berlokasi di Waduk Cirata Jawa Barat. Bagaimana dengan daerah lain yang tidak memiliki sumber daya air sebesar itu? Oleh karena itu para ilmuwan memandang bahwa angin adalah sumber energi yang paling mungkin dijadikan pembangkit listrik energi terbarukan yang lebih universal.

Sebuah turbin angin raksasa telah dibangun di Alaska oleh Altaeros Energies, sebuah perusahaan pembangkit listrik tenaga angin. Menurut Ben Glass, CEO Altaeros Energies, listrik yang dihasilkan oleh turbin angin raksasa itu akan dapat dijual hanya sebesar US$0,18 per kwh-nya, setengah dari harga listrik normal yang berlaku di Alaska selama ini!

image

Sebuah turbin angin biasanya dibuat untuk menyediakan energi bagi daerah-daerah terpencil seperti pangkalan militer, tambang, zona bencana, desa pedalaman dan lain sebagainya. Turbin angin raksasa milik Altaeros ini lebih unik dibanding banyak turbin angin lain yang sudah beroperasi selama ini. Turbin angin Altaeros ini berbentuk balon yang didalamnya dipasang sebuah sistem turbin angin. Adapun gas pengisi balon tersebut adalah gas helium sehingga mampu membuat turbin balon ini mengapung di udara hingga ketinggian 300 meter di permukaan tanah. Seperti yang telah kita ketahui, tenaga angin cenderung lebih kuat seiring dengan pertambahan tinggi titik di mana angin itu berhembus.
 photo IMG_2223.jpg

Turbin balon ini direncanakan diproduksi masal dan tiap turbinnya mampu menghasilkan daya listrik 30 kilowatt. 30 kilowatt itu kira-kira mampu menyediakan energi listrik untuk 12 rumah. Lumayan mengingat turbin ini dapat bekerja selama 24 jam dan dapat mengangkut peralatan dengan fungsi lain seperti pemancar seluler dan berbagai perangkat meteorologi dan penginderaan. Singkatnya, turbin balon ini cukup multifungsi dan sangat praktis. Letak kepraktisannya yaitu tidak perlu crane atau fondasi di tanah karena hanya diikat oleh semacam “tali” tipis dan kuat yang berfungsi pula untuk menghantarkan energi listrik yang telah diolah dalam balon. Sekedar info, Altaeros bukan satu-satunya pihak yang sedang mengembangkan turbin angin multifungsi. Terdapat banyak perusahaan yang mengembangkan turbin angin multifungsi seperti WindLift, SkySails, Sky Windpower, dan yang paling terkenal adalah Google, melalui program Google X-nya. Keren bukan jika suatu hari nanti banyak balon-balon melayang di rumah kita untuk memasok energi listrik mandiri dan tak terbatas?

Credit: Altaeros Energies, Phys.org, Wikipedia: Turbin Angin.

Post Author: Todo Golo

Penulis profesional di bidang sains dan teknologi.

Leave a Reply