Botol penyerap air dalam udara, cocok untuk Anda yang gemar gowes!

Kegiatan bersepeda, apalagi bersama dengan keluarga di lingkungan yang sejuk tentu sangat menyenangkan. Di lingkungan pegunungan dengan udara yang mendukung hal ini semakin memberi efek kesegaran dan ketenangan sekaligus. Tetapi jangan lupa akan cairan tubuh yang terkuras selama bersepeda. Kita memerlukan asupan air minum yang mencukupi dan tentu bersih. Tetapi di area pegunungan jarang ditemui toko menjual minuman, untuk itu Kristof Retezár asal Austria mencoba memberi solusi keren untuk masalah ini. Sebuah botol yang mampu mengekstrak kelembaban udara dan mengkondensasinya untuk bisa dikonversi menjadi air minum. Botol ini dijuluki sebagai Fontus, dan dirancang agar bisa dipasang dengan mudah di sepeda agar para penggemar bersepeda bisa mengisi ulang botol mereka secara otomatis selama perjalanan jarak jauh, terutama di kawasan pedesaan atau pegunungan.

image

Fontus bekerja dengan cara memanfaatkan prinsip dasar kondensasi dari kelembaban yang ada di udara. Ratezar mengatakan kalau pasti ada sekian persen kelembaban di udara, bahkan di gurun pasir sekalipun. Maka secara teori selalu ada potensi untuk mengekstrak kelembaban tersebut dari udara. Botol Fontus ini memiliki panel solar dan terdiri dari sebuah kondensator dengan fungsi utama seperti sebuah pendingin. Kondensator terhubung dengan sejumlah permukaan hidrofobik guna menyerap kelembaban udara. Jadi tiap kali botol ini dibawa keluar dan mulai menyerap udara sekitar, permukaan tadi akan mendingin (mirip seperti lemari es) dan proses kondensasi pun dimulai. Lapisan hidrofobik tadi akan langsung menyerap air yang muncul dari proses, dan kemudian mengalir ke dalam botol. Pada dasarnya alat ini menyerap kelembaban yang ada di udara dan mengubahnya kembali menjadi cair.

 photo 2CDEC541-41EC-49C9-928C-8E58F5E72271.jpg

Botol Fontus diklaim mampu memproduksi  0,5 liter air dalam waktu 1 jam, dengan kondisi yang mendukung seperti suhu antara 30-40 derajat Celcius serta kelembaban 80%-90%. Prototype Fontus yang dikembangkan saat ini memiliki filter untuk membersihkan debu dan kotoran yang ada di air, namun Retezar masih belum bisa menyertakan filter udara yang bisa menyaring udara yang telah terkontaminasi. Air hasil proses kondensasi Fontus ini dijamin besih, selama udara yang dijadikan sumber memang bersih. Untuk daerah dengan udara yang terkontaminasi, Retezar masih berencana untuk menambahkan filter karbon.

Botol Fontus ini direncanakan diajukan ke situs crowdfunding pada bulan Maret 2016, dengan target untuk bisa dijual di bawah $100 dan siap beredar menjelang berakhirnya tahun 2016.

Sumber : LiveScience

Post Author: Andri Eko

Seorang anak manusia yang menyukai perkembangan teknologi otomotif dan gadget.

Leave a Reply