Fakta terbaru: Bakteri ternyata bisa berkomunikasi satu sama lain!

Para ahli biologi dari UC San Diego telah menemukan fakta baru bahwa bakteri, makhluk soliter tingkat rendah, ternyata mampu berkomunikasi satu sama lain! Mereka mampu saling berkomunikasi dengan menggunakan mekanisme sinyal listrik, sama seperti yang terjadi antar neuron dalam otak manusia. Para ilmuwan biologi ini menemukan bahwa bakteri berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan suatu jenis protein yang disebut sebagai “saluran ion”.

“Penemuan ini mengubah cara pandang kita terhadap bakteri selamanya sekaligus juga pemahaman kita terhadap otak manusia”, kata Gurol Suel, seorang profesor biologi molekuler di UC San Diego yang memimpin proyek penelitian ini.
bakteri2 [249469]

Menurut Suel, semua indera, perilaku, dan kecerdasan manusia sangat tergantung dari komunikasi listrik antar neuron dalam otak manusia. Nah, hubungan atau komunikasi listrik antar neuron ini dimediasi oleh saluran ion. Suel menambahkan bahwa bakteri menggunakan jenis saluran ion yang sama untuk berkomunikasi dan menyelesaikan permasalahan metabolik mereka. Penemuan ini menghasilkan sebuah hipotesa bahwa gangguan neurologis manusia mungkin memiliki kaitan dengan apa yang dilakukan oleh bakteri-bakteri kuno, mengingat pada teori evolusi jutaan tahun, semua makhluk hidup berasal dari sel-sel primitif tunggal.

Pemahaman manusia tentang proses transfer sinyal listrik dalam otak dapat didasarkan pada studi mengenai saluran ion yang digunakan bakteri. Bagaimanapun, cara bakteri menggunakan saluran ion ini masih merupakan misteri bagi Suel dan timnya. Tim ilmuwan ini juga menemukan bahwa sekelompok bakteri mampu membentuk struktur atau jaringan tipis yang sangat tahan terhadap gangguan beberapa jenis bahan kimia dan antibiotik. Dengan penemuan terbaru ini, para ilmuwan berspekulasi bahwa koordinasi antar sel manusia mungkin melibatkan sebuah bentuk komunikasi elektrokimia.
 photo bakteri1 249468.jpg

Fakta mengejutkan lain adalah bahwa migrain mungkin disebabkan pula oleh komunikasi elektrokimia antar bakteri. Hal ini mendorong kesimpulan bahwa berbagai obat yang selama ini efektif dalam menyembuhkan migrain, mungkin juga dapat digunakan untuk membasmi jenis-jenis bakteri tertentu yang selama ini merupakan faktor utama berbagai penyakit yang menyerang manusia.

Credit: Science Daily, Wings for Life

Post Author: Todo Golo

Penulis profesional di bidang sains dan teknologi.

Leave a Reply