Fitur-fitur baru Android N, tak sabar menunggu rilis resmi untuk publik!

Baru rasanya kemarin kita mencoba Android L atau dikenal Lollipop 5.0, tetapi saat ini telah banyak manufaktur yang mengupdate ke versi Android terbaru yaitu Android M atau dikenal Marshmallow 6.0. Belum ada beberapa bulan kita mencoba Android M 6.0, kita kembali diberi kejutan oleh Google dengan dirilisnya Android N ke publik untuk preview. Penamaan kode N ini oleh Google belum diungkap, menunggu untuk jadwal rilis resmi sekitar Q3 2016 ini. Dari versi Developer Preview ini beberapa fitur terbaru Android N dapat kita ulas dan kupas lebih lanjut. Lalu apa saja perbedaan serta kelebihan Andoid N dianding versi Android sebelumnya?

 photo 82F74456-90E9-4AE6-8C7F-B32EFB03850A.jpg

Penyempurnaan Notifikasi

Perubahan pertama yang sangat mencolok pada Android N adalah pada notifikasi area. Pada point ini Anda bisa mendapatkan shortcut ke beberapa settingan krusial. Geser turun sekali lagi untuk melihat notifikasi. Pada dasarnya konsepnya mirip dengan Android Marshmallow tapi dengan sedikit penambahan yang lebih fungsional, bisa dikatakan mengambil sedikit konsep pada notifikasi MIUI.

 photo 15B8ACB5-4A68-4052-976D-1E9AB7732A70.jpg

Fitur lainnya adalah akses langsung pada notfifikasi area untuk beberapa aplikasi, dan bisa dikembangkan untuk keperluan seperti membalas langsung chat maupun pesan atau membalas komentar di sosial media secara langsung tanpa membuka aplikasi seutuhnya, cukup melalui notifikasi area. Konsep seperti ini sebenarnya telah diperkenalkan oleh Apple dalam iOS miliknya, terutama semenjak iOS 8 dirilis Apple. Konsep membalas langsung interaksi di aplikasi tanpa membuka aplikasi seutuhnya ini diperkenalkan oleh Google dalam Android dengan ditemukannya adanya API notifikasi Remote Input.

 photo CFBC5D70-5C58-4D20-B3CF-AEBCCBFB0C2E.jpg

Split-Screen Multitasking

Fitur split screen multitasking sebenarnya juga bukan hal baru di Android, karena jajaran ponsel Samsung, LG dan Sony juga telah menyematkan fitur ini secara langsung dalam versi kustom masing-masing vendor. Namun kali ini dikarenakan build in langsung pada system android maka bisa dibilang ini adalah hal baru pada seri Android Google.

 photo 165BD6C9-BAC8-43A9-8FA7-DA5C923DEBD6.jpg

Untuk menggunakannnya Anda tinggal menarik aplikasi ke puncak layar dan pin di sana, kemudian bisa memilih aplikasi lainnya untuk berjalan beriringan secara real multitasking. Cara lain untuk berpindah adalah dengan mengatur aplikasi yang sedang digunakan menjadi separuh bagian layar, kemudian pilih aplikasi lain untuk mengisi separuh bagian lagi. Pada veri Android N Developer Preview kali ini fitur split screen hanya berjalan pada aplikasi tertentu saja, terutama untuk aplkasi bawaan Google, misal Hangout, Gmail, Keep, dll. Tetapi ke depannya diharapkan akan bisa didukung oleh banyak aplikasi pihak ketiga seiring dirilis resminya Android N ini kepada publik umum.

Doze dan Project Svelte

Kita mengenal pertama kali project Doze pada Android Marshmallow, yaitu fitur yang membuat sistem smartphone menghentikan semua aktivitasnya setelah tidak digunakan selama beberapa saat. Pada Android N, Google akan membawa Doze ke arah yang lebih cerdas. Begitu layar mati, beragam aktivitas background akan dinonaktifkan, bahkan saat ponsel tersebut dalam keadaan bergerak. Sehingga mode ini akan secara signifikan mengurangi pemakaian daya baterai, tanpa harus meletakkan ponsel agar terdiam dahulu.

 photo 5568292B-1DA4-4CA0-8BE4-6F9842C77637.jpg

Sementara itu project Svelte akan diperkenalkan pada Android N dengan tujuan untuk mengurangi aktivitas background. Pertama adalah CONNECTIVITY_ACTION, yang digunakan aplikasi untuk aktif ketika ada perubahan aktivitas jaringan, seperti perpindahan dari paket data ke Wi-Fi. Pada Android N, aplikasi tidak akan lagi aktif meskipun terdapat pergantian jaringan. ACTION_NEW_PICTURE dan ACTION_NEW_VIDEO akan dihilangkan, yang mengindikasikan bahwa aplikasi yang membutuhkan langkah-langkah tersebut tidak akan aktif di background, misal saat Anda menggunakan aplikasi Camera. Konsep ini keliatan simple dan minor, tapi untuk level efisiensi sistem akan berdampak besar pada pemakaian daya baterai. Apalagi melihat pada trend saat ini, ponsel Android dengan kapasitas RAM besar dan ROM yang juga besar, user akan meng-install banyak aplikasi yang berakibat akan banyak aplikasi jalan dalam mode background dan sangat merugikan jika belum diterapkan project Svelte ini.

Menu Settings (Pengaturan)

Menu setting atau pengaturan ini mendapat sedikit peningkatan dan polesan dari Google. Semua item menu pada layar utama bakal dilengkapi dengan deskripsi di bawahnya, mengingatkan kita pada Windows Mobile 10, tetapi dengan konsep sedikit berbeda khas Google. Misalnya, menu baterai akan menunjukkan sisa daya yang dimiliki, sementara menu Storage akan memperlihatkan sisa kapasitas penyimpanan, dll.

 photo 4704CB95-AA02-4181-86F2-26F737F8A03E.jpg

Ada menu tersembunyi, yaitu System UI Tuner akan ada pilihan untuk menggunakan theme gelap yang lebih nyaman dilihat oleh mata. Ada pula Night Mode (layar menjadi gelap) supaya melihat layar smartphone di malam hari jadi lebih enak. System UI Tuner sebenarnya fitur tersembunyi pada Android yang diperkanalkan mulai seri Marshmallow 6.0. Seperti halnya mode Developer Options yang hanya bisa diakses dengan kode tertentu, System UI tuner ini hanya bisa diakses dengan tap dan tahan sekitar 5-10 detik pada icon setting di notifikasi area di sebelah icon baterai, maka saat dilepas akan membuka menu System UI Tuner serta otomatis menambahkan menu tersebut pada list Setting general ponsel.

Masih banyak lagi penambahan fitur pada Android N kali ini, dan karena masih versi Developer Preview maka sangat memungkinkan Google akan mengurangi atau menambah fitur lagi sebelum versi final nanti dirilis ke publik. Kita tunggu saja tanggal perilisannya yang diperkirakan pada Q3 2016.

Sumber : GSMarena

Post Author: Andri Eko

Seorang anak manusia yang menyukai perkembangan teknologi otomotif dan gadget.

Leave a Reply