Flyboard® Air: bye-bye Hoverboard!

Masih ingatkah Anda akan Hoverboard? Skateboard tanpa roda yang melayang di atas permukaan tanah? Atau juga Water Flyboard, olahraga ekstrim lain yang mungkin pernah Anda lihat jika Anda berkunjung ke Tanjung Benoa Bali. Belum juga lama olahraga ekstrim ini booming, sudah ada pesaingnya yang lebih gila lagi. Perkenalkan Flyboard Air, sebuah olahraga ekstrim baru yang saat ini masih dalam tahap uji coba.

 photo Flyboard_Family_2_web.jpg
Water Flyboard

Flyboard Air jika diamati sekilas memiliki cara kerja yang mirip dengan Water Flyboard. Namun perlu Anda ketahui bahwa Flyboard air menggunakan mesin turbojet untuk menghasilkan gaya angkat yang besar. Jika Water Flyboard sangat dibatasi dengan panjang selang hisap air, maka Flyboard Air mungkin hanya dibatasi oleh satu hal, keberanian si pengendara. Ya, alat terbang ini diklaim mampu terbang hingga ketinggan 10.000 kaki atau setara dengan lebih dari 3.000 meter!

zapata-flyboard-air-flying-platform-11
Flyboard Air

Penggunaan mesin jet membuat Flyboard Air bekerja mirip dengan pesawat terbang. Dibutuhkan ruang untuk bahan bakar, udara pembakaran, dan yang pasti adalah kestabilan si pengendara. Nampak pada video pengetesan Franky Zapata sang inovator mencoba Flyboard Air dengan minim aksi akrobat. Nampak pula alat olahraga baru ini lebih banyak digunakan di atas permukaan air, saya menduga hal ini dilakukan karena udara panas hasil pembakaran mesin jet Flyboard ini pasti lebih aman jika dibuang di atas permukaan air ketimbang di darat.

Informasi yang berhasil kami himpun menyebutkan bahwa Flyboard Air ini masih dalam masa pengajuan ijin pemerintah untuk pemroduksian massal. Selain itu Franky Zapata dan timnya masih terus menyempurnakan alat ini. Jadi siapapun Anda yang berminat untuk mencoba olahraga ekstrim ini, hanya satu kata, bersabarlah sedikit.

Credit: GizMag, IB Times.

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply