Inilah bukti nyata keberadaan planet kesembilan pengganti Pluto!

Ini hebat! Bukti nyata dari keberadaan planet kesembilan di tata surya telah ditemukan! Kesembilan? Bukankah sekarang sudah sembilan? Patut kamu ketahui, Pluto sejak tahun 2006 tidak lagi digolongkan sebagai planet oleh International Astronomical Union (IAU). IAU adalah semacam badan perkumpulan para astronom dari seluruh dunia. Menurut badan ini, Pluto tidak lagi digolongkan sebagai planet berdasarkan beberapa penemuan terbaru yang pada intinya Planet Pluto sebenarnya adalah salah satu dari Trans-Neptunian Objects, yaitu benda-benda luar angkasa yang mengorbit Planet Neptunus. Jadi status Pluto telah diturunkan menjadi sekedar “bulan” saja.

Kita kembali ke planet kesembilan ini, para peneliti Caltech baru-baru ini menemukan sebuah bukti yang cukup nyata dari sebuah obyek yang dapat dianggap sebagai planet kesembilan. Obyek ini dinamakan Planet Nine oleh para ilmuwan. Memiliki massa sekitar 10 kali lipat dari bumi dan jarak orbit (terhadap matahari) 20 kali dari jarak orbit Neptunus terhadap matahari, menyebabkan planet ini membutuhkan 10 ribu hingga 20 ribu tahun untuk mengelilingi matahari sekali putaran! Artinya 1 tahun di Planet Nine artinya 10 ribu hingga 20 ribu tahun di bumi!

160120114539_1_540x360 [103774]

Konstantin Batygin dan Mike Brown, dua orang peneliti Caltech yang menemukan Planet Nine melalui permodelan matematika dan simulasi komputer, mengatakan bahwa penemuan Planet Nine akan membuka tabir misteri tata surya yang selama ini masih tertutup. Ini adalah penemuan planet besar ketiga sejak jaman kuno. Menurut Brown, Planet Nine mendominasi area gravitasi dengan rentang yang jauh lebih luas dibandingkan planet-planet lain di tata surya. Bahkan Planet Nine memiliki pengaruh terhadap sabuk es Neptunus yang disebut sebagai Kuiper Belt (Sabuk Kuiper).

Sejarah Penemuan

Pada tahun 2014, seorang ilmuwan bernama Chad Trujillo dan rekannya Scott Shepherd menerbitkan sebuah makalah yang intinya menyatakan bahwa 13 obyek yang terletak di pinggir Kuiper Belt nampaknya dipengaruhi oleh sebuah obyek. Nah, mereka berdua mengira bahwa obyek itu adalah semacam planet. Pada awalnya, Brown skeptis tapi lama-lama tertarik juga. Brown kemudian mengajak Batygin dan mereka berempat (bersama Trujillo dan Shepherd) bekerjasama dengan cara mereka masing-masing.

Brown menempatkan diri sebagai seorang pengamat dengan melihat apa yang dapat dilihat dan Batygin sebagai seorang yang selalu menempatkan penyelidikannya dalam konteks dinamika. Sedangkan Trujillo dan Shepherd menyelidiki orbit elips dari obyek misterius itu. Setelah melalui berbagai perhitungan dan analisa, mereka sepakat bahwa obyek misterius itu adalah sebuah planet dan mungkin planet gas kelima setelah Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Nampaknya selama ini para ilmuwan salah memperkirakan bahwa ketika pembentukan Tata Surya, terdapat lima inti gas yang menjauh dari matahari dan bukannya empat! Yang menarik adalah orbit Planet Nine berbentuk elips dan sangat selaras dengan Kuiper Belt. Hal ini yang menjelaskan mengapa beberapa obyek dalam Kuiper Belt terpengaruh oleh gaya gravitasi Planet Nine. Hmmm, menarik sekali! Ternyata kita belum mengetahui benar-benar tentang apa yang selama ini kita kira sudah kita kuasai.

Credit: Science DailyMJ Education

Post Author: Todo Golo

Penulis profesional di bidang sains dan teknologi.

Leave a Reply