Kartu Nama Futuristik dengan Alat Pembaca Denyut Jantung

Kartu nama biasanya hanya berupa kertas seukuran kartu kredit atau kartu ATM yang biasa kita selipkan di dompet atau setelah kita catat, trus kita taruh begitu saja dan lupa dimana menyimpannya. Namun kali ini sangat berbeda, dan diharapkan setiap dokter memiliki kartu nama model seperti ini.

MobilECG mencoba untuk membuat kartu nama yang unik dan fungsional. Perusahaan spesialis untuk masalah yang berhubungan dengan denyut jantung tersebut mencoba mengaplikasikan teknologi yang mereka miliki pada sebuah kartu nama. Yup, mereka membuat kartu nama dengan built-in alat pembaca denyut jantung. Namun meskipun dapat membaca dengan bagus, data yang dihasilkan tidak bisa dipakai sebagai acuan standard diagnostik kesehatan.

img_2406

Kartu nama ini memiliki dua pad elektrik konduktif untuk mensensor detak jantung melalui kedua jempol yang ditempelkan ke pad tersebut. ECG atau Electrocardiograph digunakan untuk mengukur sinyal diantara tangan pengguna. Meski bukan ditujukan khusus sebagai perangkat diagnostik, namun cukup baik untuk menangkap gelombang P, Q, R, S dan T dari sinyal ECG dengan jelas, seperti terlihat dari video berikut.

Kartu nama ini direncanakan akan dijual dengan harga 29 dollar atau sekitar 400 ribu rupiah per kartu nama, saat memasuki produksi masal nanti. Terdengar relatif mahal untuk sebuah kartu nama, tetapi dengan keunikan dan fitur yang ditawarkan nampaknya cukup menarik dan reasonable bagi para dokter. Kartu nama ini bisa diibaratkan sebagai wearable device yang banyak kita temui saat ini, hanya saja ini berbentuk sebuah kartu nama.

 photo 1D11F908-480E-413D-A1A5-D2824497FB4C.gif

Menariknya MobilECG juga memposting source code pada github beserta dengan skematik bagi mereka yang tertarik untuk membuat kartu nama sendiri dengan fitur serupa. Apakah Anda termasuk diantaranya?

Credit: Ubergizmo, Gizmodo, MobilECG.

Post Author: Andri Eko

Seorang anak manusia yang menyukai perkembangan teknologi otomotif dan gadget.

Leave a Reply