LED Terkecil, Hanya Setebal 3x Ukuran Atom

Sebagian besar peralatan elektronik modern saat ini seperti televisi flat, smartphone, hingga lampu penerangan, menggunakan satu komponen penting yaitu light-emitting diode atau yang lebih dikenal dengan LED. Perkembangan teknologi menuntut berbagai peralatan tersebut untuk semakin tipis dan hemat energi. Kondisi ini menuntut desain LED yang semakin kecil dan hemat energi.

Para ilmuwan dari Universitas Washington telah mengembangkan LED tertipis yang pernah ada, dan dapat digunakan sebagai sumber cahaya berbagai peralatan elektronik. LED ini menggunakan dua dimensi semikonduktor fleksibel, yang memungkinkannya untuk digunakan pada berbagai aplikasi teknologi lebih dari saat ini.

20140314-084551 PM.jpg

Xiaodong Xu, seorang asisten guru besar teknik sains fisika material Universitas Washington mengungkapkan,

“Kami mampu menciptakan LED terkecil yang mungkin dibuat, hanya 3 kali tebal atom. LED setipis dan sefleksibel ini amat sangat penting untuk perkembangan peralatan elektronik portabel kedepannya.”

LED konvensional berukuran 10 hingga 20 kali lebih besar daripada LED yang dikembangkan oleh ilmuwan Universitas Washington ini. Bahkan LED ini diklaim 10.000 kali lebih tipis dari rambut manusia. “Ini adalah lompatan besar teknologi miniaturisasi. Dan karena ini adalah semikonduktor, maka Anda dapat mengaplikasikannya ke hampir semua teknologi yang sebelumnya menggunakan LED konvensional,” ujar Jason Ross, rekan Xiaodong Xu di Universitas Washington.


Sumber: University of Washington, the Verge.

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply