Menghemat Kuota Internet dengan Mensiasati Automatic Update Windows 10

Sudah update ke Windows 10..?!
Kampanye Microsoft untuk menggratiskan lisensi Windows 10 bagi pemilik yang awalnya memakai Windows 7 ataupun Windows 8 original, tentunya sedikit berbeda dari kebiasaan Microsoft yang dikenal selalu mematok harga untuk setiap upgrade software, terutama lisensi Windows. Skema Free Upgrade ini tentu ada maksud lain, disamping perubahan visi Microsoft untuk bergerak pada bisnis Layanan bukan lagi bisnis Software. Hal ini terlihat dengan banyak nya layanan Microsoft yang mulai ditemui di lintas platform, bahkan platform mobile seperti Android dan iOS.

 photo Tangkapan layar 2015-08-15 12.32.35_zpsmspv27bb.png

Nah bagi yang sudah upgrade ke Windows 10 dan memiliki koneksi internet untuk Windows 10 baik di PC maupun laptopnya, pasti sedikit bingung kenapa sejak memakai Windows 10 kuota internet membengkak, atau bagi yang langganan kuota tentu resah, kenapa kuota cepet habis daripada biasanya.

Ternyata setelah diusut lebih lanjut, Windows 10 memiliki sedikit perbedaan dibanding Windows 7 dan 8, yaitu tidak adanya opsi mematikan Automatic Update. Sebenarnya maksud dari batasan ini baik, dikarenakan perubahan visi Microsoft sebagai perusahaan yang bergerak di bidang layanan, sehingga Windows 10 kita akan selalu update, baik dari segi fitur maupun kemanan system. Masalah selanjutnya adalah tidak semua negara siap untuk selalu terhubung ke Internet, terutama di Indonesia yang masalah frekuensi 4G saja masih belum kelar dibahas.

Pada menu setting secara default Anda hanya akan disuguhi pilihan Autoumatic dan Notify to schedule restart

 photo autoupdate windows 10_zpsjhaho9ry.jpg

Untuk mensiasati hal tersebut ada beberapa tips dan trik yang bisa diterapkan untuk mengeliminir Automatic Update Windows 10.

Cara Halus
maksud dari metode ini adalah mengsiasati batasan dari koneksi internet yang bisa kita terapkan di Windows 10, ada 2 alternatif yaitu;

1. Defer Upgrade

Metode ini akan mensetting Windows Update untuk tidak melakukan update sampai batas waktu 8 bulan ke depan, tetapi update patch security tetap berjalan, hanya update fitur dan optimalisasi fitur yang tidak didapatkan. Defer upgrade hanya bisa diaktivkan di Windows 10 Pro, apabila digunakan melebihi 8 bulan maka setelahnya tidak akan mendapatkan update fitur lagi dari Microsoft, sesuai dengan EULA Windows 10 Pro berikut;

Customers who are embracing Current Branch for Business do need to consume that feature update within the allotted time period of approximately eight months or they will not be able to see and consume the next security update.

Cara mengaktifkan Defer Upgrade adalah buka Setting > Windows Update > Advanced Options, nah tinggal centang Defer Upgrade.
 photo GBR 1 - Defer Update_zpskwsac3re.png

2. Metered Connection

Metode ini akan mem-pause Automatic Update saat terhubung ke koneksi internet yan telah di set sebagai Metered Connection. Metode ini hanya bisa diterapkan pada konseki WiFi dan mobile broadband, tidak bisa untuk LAN connection.

Cara mengaktifkan Metered Connection adalah buka Setting > Network & Internet > WiFi atau Mobile Broadband > Advance Option, nah centang set as Metered Connection.
 photo GBR 2 - Metered Connection_zpsr4ufhmlh.png

Cara Paksa

Maksud dari metode ini adalah memaksa system untuk tidak melakukan update atau melakukan update sesuai dengan kehendak kita pemakai, ada 2 altenatij juga yaitu;
1. Modifikasi Services Windows

Metode ini akan mematikan total dari service Windows Update. Konsekuensinya adalah tidak bisa menerima Windows Update, tidak bisa menggunakan Windows Store dan update aplikasi di store.

Cara mendisable Service Windows Update adalah;

  • Ketik di kolom search “services” trus klik
  • Cari opsi “Windows Update” klik kanan plih “Properties”
  • Pilih “Disable” pada Startup type
  • Klik “Apply” dan “OK”

 photo GBR 3 - Services_zpsml01wne2.png

2. Modifikasi Group Policy

Metode ini akan mengedit Policy dari Windows 10, sehingga kita bisa memilih type update yang kita mau. Cara ini hanya bisa diakses dengan Windows 10 Pro.

Cara memodifikasi Group Policy Windows adalah;

  • Ketik di kolom search “gpedit” trus klik
  • Masuk ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Update
  • Cari “Configure Automatic Update” dan double klik
  • Pilih opsi “Enabled” dan ubah Automatic updating configuration menjadi “Notify for download and notify for install” (atau bisa dipilih type update sesuai kehendak)
  • Klk “Apply” dan “OK”

 photo GBR 4 - gpedit_zps4ixswis3.png

Sebelum selesai, saya ingatkan sekali lagi bahwa konsep dari Windows 10 adalah sebuaah Layanan bukan lagi sebagai Software, hal ini tentu saja update dan patch security akan selalu di update oleh Microsoft dan rencana Microsoft tidak akan merilis versi Windows baru lagi setelah Windows 10 (setidaknya dalam kurun waktu 10 tahun ke depan). Jadi apabila tidak karena terpaksa (misal kuota internet minim), maka saya sarankan untuk tetep mengunakan Automatic Update.

Sumber :

Post Author: Andri Eko

Seorang anak manusia yang menyukai perkembangan teknologi otomotif dan gadget.

Leave a Reply