Mercedes-Benz berniat ikut balap mobil listrik Formula E di musim 2018 mendatang!

Mercedes-Benz ingin bergabung bersama Formula E, sebuah ajang balap mobil setara Formula 1 yang keseluruhan mobil balapnya ditenagai oleh 100% energi listrik. Pabrikan mobil asal Jerman ini baru saja mengumumkan niatan tersebut kemarin, 4 Oktober waktu setempat. Mereka telah memesan satu tempat di Formula E musim kelima (2018) dari rencana penambahan jumlah peserta balap menjadi 12 tim. Hingga musim keempat nantinya di tahun 2017, ajang balap ini hanya akan diikuti oleh 10 tim balap. 

Musim pertama Formula E baru dimulai pada tahun 2014 lalu. Hampir keseluruhan seri ePrix (sebutan lain dari Formula E), dihelat di sirkuit dadakan yang menggunakan jalanan kota-kota besar di dunia. Kabar terakhir menyebutkan, musim 2016 yang akan diawali dengan sebuah seri di sirkuit jalanan Hong Kong akhir pekan ini, juga akan dimeriahkan dengan sebuah seri bergengsi yang akan diadakan di jalanan kota New York

Sekalipun baru akan menginjak musim ketiganya, seri balap ePrix sudah menarik banyak pabrikan mobil kenamaan seperti Renault, Jaguar, BMW, Audi, Citroën, dan Faraday Future, untuk ikut sebagai peserta atau setidaknya hanya sebagai sponsorship tim peserta. Pabrikan mobil lain seperti Nissan dan Porsche, diisukan juga tertarik untuk bergabung dengan Formula E.


Sudah banyak pabrikan mobil kenamaan terlibat dalam ajang Formula E, namun kehadiran Mercedes tentu akan menjadi satu langkah besar. Perusahaan ini sudah terlibat dengan dunia motorsport sejak lomba balap mobil pertama kali diadakan di awal abad keduapuluh. Mercedes juga menjadi tim paling sukses di ajang balap Formula 1 dengan berkali-kali menjadi juara konstruktor. Di musim balap musim ini saja, kedua pembalapnya yakni Nico Rosberg dan Lewis Hamilton, bertahan di peringkat satu dan dua kelasemen sementara. Kondisi ini membuat tim Mercedes berpotensi kuat menjadi juara konstruktor Formula 1 musim ini.

Seperti halnya pabrikan-pabrikan mobil lain yang sudah terlibat bersama Formula E, kendaraan listrik menjadi bagian besar bagi rencana masa depan Mercedes. Mercedes-Benz mengembangkan mobil listrik untuk pertama kalinya pada tahun 1906. Seabad kemudian Mercedes memasarkan mobil listrik mereka dengan tipe B250e. Mobil listrik akhir-akhir ini kembali populer seiring dengan semakin disadarinya masalah pemanasan global dan usaha untuk mengurangi polusi udara. Keberadaan Formula E tentu menjadi penting sebagai ajang promosi para produsen mobil listrik, serta tentu menjadi lahan ujicoba penggunaan teknologi listrik di kondisi-kondisi ekstrim.

 photo 90F07FAE-3AF2-47D5-8064-1DDFD632D498.jpg

“Kami sangat senang mendapat konfirmasi bahwa salah satu dari dua tim baru di balap musim kelima sudah dipesan,” ungkap Alejandro Agag, CEO Formula E. “Formula E ingin menjadi sebuah lahan bagi para pabrikan mobil untuk melakukan tes dan pengembangan teknologi listrik yang akan mereka terapkan di jalanan. Mendapat kesempatan untuk memasukkan merk sekelas Mercedes di kejuaraan ini, tentu dapat mendorong kami untuk mencapai tujuan tersebut.”

Formula E memang berencana untuk memperbanyak jumlah peserta menjadi 12 tim di musim kelima. Namun hal tersebut masih harus melewati proses voting dari keseluruhan peserta serta keterlibatan badan induk Federation Internationale de l’Automobile (FIA).

Credit: The Verge, Mercedes Benz USA

Post Author: Onny

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply