Minum kopi mengurangi resiko kematian: penelitan terbaru berhasil membuktikannya!

Kabar gembira bagi Anda pecinta kopi. Beberapa penelitian terbaru kembali membuktikan bahwa orang yang minum lebih banyak kopi cenderung hidup lebih lama daripada mereka yang minum lebih sedikit. Salah satunya dilakukan oleh Marc Gunter, seorang ahli epidemiologi di Badan Penelitian dan Penelitian Internasional untuk Organisasi Kanker Dunia.

“Responden yang melaporkan minum tiga atau lebih cangkir kopi per hari tampak paling banyak mendapat manfaat dalam menurunkan tingkat kematian,” ungkap Gunter sebagai penulis utama pada penelitian, melalui sebuah video yang menyertai laporan tersebut. “Ini terutama berlaku untuk penyakit saluran pencernaan, tapi juga untuk penyakit peredaran darah.”

Studi Gunter adalah yang terbesar sampai saat ini, melakukan survey terhadap lebih dari setengah juta orang di 10 negara Eropa. Penelitian lainnya, yang dilakukan oleh University of Southern California dan University of Hawaii, meneliti populasi sekitar 185.000 orang – kebanyakan dari mereka orang Afrika-Amerika, Asia-Amerika, dan Latin.

“Apa yang kami temukan adalah bahwa minum lebih banyak kopi dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, penyakit pernafasan, dan stroke,” kata ahli epidemiologi USC Veronica Wendy Setiawan, penulis utama studi kedua. Orang yang minum satu cangkir kopi sehari melihat risiko kematian mereka turun sekitar 12 persen; Minum sampai tiga cangkir sehari mengurangi risiko sekitar 18 persen, katanya.

Veronica Wendy Setiawan
Veronica Wendi Setiawan

Kedua penelitian tersebut dipublikasikan Senin di jurnal medis Annals of Internal Medicine, yang diproduksi oleh American College of Physicians. Studi di Eropa menemukan orang-orang yang minum lebih banyak kopi lebih jarang meninggal karena penyakit pencernaan dan peredaran darah, sementara studi Amerika menemukan penurunan risiko penyakit jantung, kanker, stroke, dan diabetes, di antara kondisi lain, di antara peminum kopi.

Temuan ini mengikuti penelitian selama bertahun-tahun mengenai apakah kopi merupakan keuntungan atau bahaya kesehatan. WHO mengambil kopi dari daftar agen penyebab kanker potensial pada tahun 2016, meskipun memperingatkan bahwa minuman yang sangat panas masih dapat menimbulkan risiko kanker kerongkongan. Penelitian lain menyarankan minum kopi dapat membantu mencegah penyakit seperti diabetes Alzheimer, Parkinson, atau Type 2.

Kopi adalah campuran senyawa kompleks yang mencakup tidak hanya stimulan kafein, tapi polifenol dan antioksidan yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh. Minuman ini terbukti mengandung bahan kimia yang dapat memperbaiki fungsi hati, mengurangi peradangan, dan membantu tubuh memecah gula.
“Namun, semakin jelas bahwa asupan kopi moderat hingga 3 sampai 5 cangkir per hari atau konsumsi kafein sampai 400 mg/hari tidak terkait dengan efek kesehatan yang merugikan pada orang dewasa dan dapat dimasukkan ke dalam makanan sehat,” tulis salah satu editorial dalam jurnal terkait.

Credit: Seeker

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply