Panel Surya Super Ringan Hingga Dapat Diletakkan di Gelembung Sabun

Teknologi pengubah energi ramah lingkungan mulai dikembangkan secara intensif. Para peneliti dari berbagai dunia berusaha menemukan cara untuk membuat teknologi pengubah energi panas menjadi energi listrik menjadi semakin ringan dan efisien. Salah satu dari teknologi pengubah energi panas menjadi energi listrik adalah sel surya. Di tahun 2015, sel surya yang sudah ditemukan memiliki ketebalan yang sangat tipis dan fleksibel, hingga Anda dapat menekuknya seperti menekuk selembar kertas.

Para peneliti dari MIT berhasil menemukan pertama kalinya sel surya tertipis dan teringan yang pernah diproduksi di dunia. Sel surya ini sangat ringan dan Anda dapat menempatkannya di berbagai permukaan barang. Anda bisa menempelkan sel surya ini pada topi Anda, kaos, maupun smartphone Anda. Namun memang dibutuhkan bertahun-tahun untuk memproduksi dalam skala komersial. Konsep yang telah teruji dalam skala laboratorium ini menunjukkan bahwa ada cara terbaru untuk membuat sel surya yang dapat dibawa kemana saja.

image

Proses untuk pembuatannya dijelaskan dalam journal yang ditulis oleh Vladimir Bulović professor dari MIT dan timnya. Sel surya ini dibuat di tempat dimana tidak perlu ada campur tangan manusia, pembersihan, ataupun pemindahan dari tempat vakum selama proses pembuatannya. Hal tersebut ditujukan agar meminimalisir terjadinya kontak dengan debu atau kontaminan lain yang dapat menurunkan kinerja sel surya ini.

Pada eksperimennya, tim MIT menggunakan polimer yang fleksibel yaitu parylene sebagai pelapis dan substrat. Selain itu mereka juga menggunakan bahan organik yang disebut dengan DBP sebagai lapisan penyerap cahaya. Parylene adalah plastik pelapis yang tersedia secara komersial. Keseluruhan proses pembuatan berada di ruangan vakum pada suhu ruangan dan tidak menggunakan pelarut seperti halnya sel surya yang biasa diproduksi pada skala industri yang seringkali tergolong dalam bahan kimia keras.

 photo 4A5237C4-59D3-4E0C-B178-585C768B39A1.jpg

Tim MIT menegaskan pemilihan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sel surya ini hanya merupakan salah satu contoh. Hal yang paling penting adalah proses pembuatannya. Anda dapat menggunakan berbagai bahan yang lain untuk digunakan dalam pembuatan substrat sel surya. Anda dapat mengganti bahan seperti dengan menggunakan bahan tipis untuk sel surya termasuk perovskite dan quantum dot. Tentu saja semua itu harus dibuktikan dengan pengujian-pengujian lebih lanjut.

Tim ini sudah membuktikan bahwa sel surya mereka dapat diletakkan di atas gelembung sabun dan tidak menghancurkan gelembung tersebut. Hal menakjubkan tersebut membuktikan bahwa sel surya ini sangat ringan dan tipis. Lapisan parylene sel surya ini hanya berukuran 80 mikron. Sedangkan tebal sel surya keseluruhan hanya satu per lima puluh dari tebal rambut manusia. Ukuran ini setara dengan seper seratus tebal sel surya dengan kaca sebagai substratnya.

Credit: News MITScience Alert

 

Post Author: Novia Fitriana

Science is my passion...

Leave a Reply