Peringatan untuk setiap pengguna smart watch!

Jam pintar atau smart watch sekarang sangat populer dan terus bertambah populer dari hari ke hari.  Bagi kamu yang belum tahu, jam pintar adalah jam yang memiliki sistem operasi, yang memungkinkannya untuk menjalankan berbagai fungsi seperti menelepon, navigasi, kamera, memutar musik, hingga sebagai pengontrol aktifitas fitnes. Dipelopori oleh Microsoft dengan jam pintar pertamanya yang berjudul SPOT (Smart Personal Object Technology) pada tahun 2002, lalu diikuti oleh berbagai jam pintar produksi pengembang lain seperti Pebble, Apple, dan sekarang Android. Sistem operasi Android adalah sistem operasi paling populer di dunia gadget. Sistem operasi open-source ini dapat diaplikasikan pada berbagai brand gadget. Sekarang, bahkan brand sekelas Mito pun mampu memproduksi jam pintar sendiri!

aaa1111 [2465]

Artikel ini akan menyoroti tentang resiko yang dapat dialami oleh setiap pengguna jam pintar. Seperti perangkat berbasis komputer lain, jam pintar juga rentan terhadap serangan peretas atau hacker. Baru-baru ini, sekelompok peneliti dari University of Illinois telah membuktikan bahwa ternyata jam pintar dapat diretas dengan mudah. Para peretas mampu mencuri setiap data pribadi pengguna yang tersimpan dalam database jam pintar, sekaligus aktifitasnya. Para peneliti menggunakan aplikasi homegrown pada jam pintar Samsung Gear Live. Dengan menggunakan aplikasi ini, para peneliti dapat mengetahui apa saja yang diketik oleh pengguna di jam pintarnya. Mereka menggunakan apa yang disebut sebagai “motion leak” atau kebocoran data yang dihasilkan oleh sensor gerak yang digunakan jam pintar. Para peneliti mampu membuat sebuah aplikasi baru yang dinamakan MoLe, singkatan dari Motion Leaks. Mole sendiri adalah bahasa Inggris dari tahi lalat.

Aplikasi MoLe ini mampu disamarkan sebagai aplikasi biasa seperti aplikasi pedometer. Aplikasi ini mampu mengumpulkan berbagai data pribadi dan aktifitas pribadi yang dilakukan. Sungguh aplikasi yang cukup berbahaya bukan? Saya yakin kalian pasti mengetahui bagaimana prinsip umum hacker dalam mengumpulkan data pribadi, namun apakah kalian mengetahui prinsip alat ini dalam mengetahui apa yang diketik oleh pengguna? Ingatlah bahwa jam pintar ini bukan salah satu PC di warnet yang dapat dipantau aktifitasnya dengan berbagai aplikasi pemantau oleh sang penjaga warnet! Jam pintar dipakai di pergelangan tangan, nah bagaimana mungkin teknis mengetahui apa yang sedang diketik oleh penggunanya?

 photo 8756249B-2A90-41F3-B74A-434B82608D8B.gif

Profesor Ron Choudhury Romit, kepala Proyek MoLe, memberikan jawabannya. Aplikasi ciptaan timnya menggunakan accelerometer dan giroskop yang mampu mendeteksi gerakan mikro jari-jari penggunanya! Jadi prinsip dasarnya adalah menebak dimana tebakan didasarkan pada letak huruf-huruf pada keyboard yang digunakan. Sebagai analogi, coba periksa keyboard PCmu. Pergelangan kirimu tentu akan bergerak lebih ke kiri ketika mengetik huruf Q dibanding ketika mengetik huruf R. Nah, aplikasi MoLe ini akan “menebak” setiap pergerakan mikro dari jari tangan dan dengan demikian mampu menebak apa yang ditulis oleh pengguna jam pintar.

Para peneliti sejauh ini hanya mencoba aplikasi MoLe pada perangkat Samsung Gear Live, namun mereka yakin bahwa prinsip kerja ini dapat diaplikasikan pada berbagai perangkat jam pintar lain seperti Apple Watch. Wah, kalau begini sebagai pengguna jam pintar harus ekstra waspada terhadap berbagai aplikasi yang tersedia. Jangan-jangan sebagian dari mereka adalah aplikasi sejenis MoLe yang disamarkan!

Credit: Science DailyPlimbi

Post Author: Todo Golo

Penulis profesional di bidang sains dan teknologi.

Leave a Reply