Robot dengan cara berjalan seperti manusia? Mungkin saja!

Apa yang Anda bayangkan mengenai robot? Mesin humanoid yang bergerak patah-patah sambil mengeluarkan bunyi “bib-bip-bip”? Dalam waktu yang tidak terlalu lama nampaknya pandangan Anda tentang robot akan berubah selamanya! Sekelompok insinyur dari Oregon State University telah melakukan eksperimen yang berhasil membuat sebuah robot yang mampu bergerak dengan kelincahan yang dimiliki manusia normal!

Konsep Inti

 photo spring-mas.png
Konsep Spring-Mass

Para ilmuwan ini menggunakan sebuah konsep yang disebut “spring-mass”. Konsep yang telah digagas secara teoritis sejak  beberapa tahun yang lalu ini adalah konsep perilaku pegas yang memperhitungkan massa pegas itu sendiri. Perbedaan dengan konsep perhitungan pegas biasa adalah pada konsep “spring-mass”, massa pegas diperhitungkan untuk prediksi kinerja sistem yang lebih akurat. Pada dasarnya, sistem ini sangat memperhitungkan massa efektif pegas. Massa efektif pegas dapat didefinisikan sebagai massa yang perlu ditambahkan kepada massa M (suspended mass), massa total beban yang didukung atau ditahan oleh sistem pegas. Kinerja pegas yang memperhitungkan massa pegas itu sendiri akan mampu menjadi dasar perancangan sistem pegas yang mampu menjaga kestabilan dan keseimbangan di tengah medan yang tidak rata/ kasar.

Jejak Penelitian

Aplikasi konsep spring-mass pada robotika pertama kali dilaporkan di IEEE Transactions on Robotics, semacam pertemuan tahunan yang membahas perkembangan dunia robotika, oleh para insinyur Oregon State University dan beberapa rekan sejawatnya dari Jerman. Eksperimen ini juga didukung oleh National Science Foundation, Defense Advanced Research Projects Agency, dan Human Frontier Science Program, tiga lembaga penelitian resmi di Amerika Serikat.
robot4

Aplikasi Konsep

Teknologi yang dikembangkan di Oregon State University pada dasarnya meniru pola gerakan manusia dan hewan dalam berjalan. Pada dasarnya, manusia dan hewan menggabungkan input sensorik dari saraf, penglihatan, otot, dan tendon untuk membuat sebuah gerakan. Studi tentang aplikasi konsep spring-mass pada robotika ini dilakukan dengan bantuan robot ATRIAS, model robot yang dimiliki oleh Oregon State University. Studi ini menghasilkan kesimpulan bahwa konsep spring-mass pada robotika memungkinkan robot ATRIAS untuk mencapai tingkat hemat energi tiga kali lebih baik dibanding robot-robot bipedal lain yang pernah dibuat oleh manusia. Menurut Jonathan Hurst, profesor sekaligus direktur Laboratorium Robotika Dinamis di Oregon State University, studi ini akan menjadi dasar pengembangan robot humanoid di masa depan.

Manfaat Keluwesan Dalam Gerak Robot Humanoid

Profesor Hurst menambahkan bahwa teknologi yang dikembangkan di Oregon State University ini akan sangat berguna untuk berbagai aspek kehidupan manusia sehari-hari. Kita didorong untuk membayangkan kelak akan ada robot pemadam kebakaran berbentuk manusia yang mampu melakukan penyelamatan beresiko tinggi tanpa perlu meresikokan nyawa manusia. Robot humanoid juga mampu dimanfaatkan sebagai perawat orang-orang sakit, atau bahkan tentara robot yang mampu berlari dan menembak layaknya manusia.
 photo robot1.jpg

ATRIAS

ATRIAS adalah nama robot yang digunakan dalam studi ini. Robot ini ditenagai oleh enam motor listrik yang menggunakan tenaga dari baterai lithium polimer. Ukuran baterai lithium polimer yang digunakan relatif lebih kecil dibanding baterai sejenis yang digunakan pada robot lainnya, yaitu hanya sebesar separuh galon susu. Studi ini hanya difokuskan pada aplikasi konsep spring-mass pada kaki robot namun beberapa penelitian lanjutan akan dilakukan terhadap kemudi, efisiensi inersia, penginderaan eksternal, sistem transmisi, dan beberapa bidang robotika lainnya.

Konsep spring-mass yang dicangkokkan ke ATRIAS secara kompak menghasilkan gerakan berjalan yang sangat mirip dengan gerakan berjalan manusia. Bahkan respon keseimbangan robot ini terkesan sangat-sangat baik sekalipun banyak gangguan diberikan padanya. Tak percaya? Simak saja video berikut!

Credit: Science DailyWikipedia: Sprung MassWikipedia: Effective Mass.

 

 

Post Author: Todo Golo

Penulis profesional di bidang sains dan teknologi.

Leave a Reply