Sesuai janji: Nike akan menjual sepatu “Back to the Future” mulai 28 November esok!

Hampir setahun yang lalu, yakni tanggal 21 Oktober 2015, dunia memperingati sebuah tanggal yang cukup legendaris bagi para penggemar film jadul nan futuristik “Back to the Future”. Hal ini terkait karena pada film tersebut, Marty McFly (Michael J. Fox) bersama ilmuwan nyentrik Dr. Emmett “Doc” Brown (Christopher Lloyd) kembali ke masa depan untuk mengunjungi dunia di tanggal yang sama yakni 21 Oktober 2015. Sebuah teknologi masa depan unik yang mereka perlihatkan pada film tersebut adalah adanya sepasang sepatu yang dapat merapatkan tali sendiri secara otomatis sesaat setelah sang pemilik memakai sepatu tersebut.

Produsen perlengkapan olahraga sekelas Nike saat itu tidak diam saja untuk ikut merayakan tanggal legendaris tersebut. Mereka diam-diam memberi kejutan kepada Michael J. Fox dengan sepasang sepatu berdesain sama persis yang pernah ia kenakan di film Back to the Future. Tak hanya berdesain sama, sepatu inipun juga memiliki kemampuan sama yang dapat merapatkan sendiri tali kekangnya (self-lacing). Saat itupun Nike berjanji akan mulai menjual sepatu berteknologi serupa setahun kemudian, tepatnya di akhir tahun 2016.

Nampaknya pihak Nike serius untuk menepati janji tersebut. Beberapa hari yang lalu mereka merilis sepatu olahraga dengan teknologi “Back to the Future” ke publik. Tak hanya memamerkan teknologi ini, merekapun telah siap untuk menjual produk futuristik ini mulai tanggal 28 November 2016 nanti.Melalui sebuah kicauan Twitter, Heidi Burgett sang Public Relations Director mengungkapkan bahwa sepatu terbaru Nike dengan nama HyperAdapt 1.0 akan dijual di retail-retail khusus Amerika Serikat mulai 28 November 2016.

Sepatu ini didesain oleh desainer sneakers kawakan Nike, Tinker Hatfield beserta timnya. Dilansir dari Wired, mereka mendesain sepatu ini benar-benar karena terinspirasi oleh film Back to the Future pada tahun 1988. Hatfield, tim desainer Nike, para engineer, hingga ilmuwan pengolah data terlibat dalam proyek ini. Setelah selama 28 tahun bertukar ide, 11 tahun melakukan research and development, membuat banyak purwarupa, bahkan setelah bertahun-tahun banyak pihak skeptis akan teknologi ini, akhirnya mereka benar-benar berhasil meluncurkan sepatu elektronis ini. Sepatu yang mereka juluki menggunakan teknologi “adaptive fit” ini, menggunakan sensor, baterai, sebuah motor, dan sistem kabel yang secara otomatis akan mengencangkan tali sepatu sesuai dengan sebuah persamaan algoritma tekanan khusus. Saat kaki masuk memakai sepatu ini, sepatu akan merapatkan diri secara otomatis hingga mencapai sebuah tekanan tertentu.

20160315_fy16_inno_snowcap_silver_hero_0029_hd_1600-0

Sekalipun pihak Nike sudah akan menjual produk baru mereka, namun belum ada yang tahu berapa harga yang akan dipatok untuk bisa memboyong sepatu berteknologi tinggi ini. Namun dilihat dari runtutan proses penelitian dan pengembangan yang dilakukan hingga puluhan tahun, bisa saja Nike telah menggelontorkan dana milyaran dollar demi sepatu canggih ini. Maka tentu saja harga yang akan dipatok oleh Nike tidak akan murah. Bahkan mengutip dari apa yang dikatakan Hatfield yang menyebutkan bahwa kita sedang berbicara mengenai sebuah proyek yang mungkin paling sulit dalam sejarah dunia sepatu, maka dapat dipastikan harga sepatu ini akan sangat mahal dan mungkin cenderung tidak lazim. Namun berapapun harga yang dipatok Nike, perilisan sepatu ini semakin menandakan bahwa saat ini, kita telah berada di dunia masa depan.

Credit: Wired, The Verge, USA Today

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply