Teknologi Kabel Nano Membuat Panel Surya ini Menghasilkan Bahan Bakar Hidrogen, Bukan Listrik!

Panel surya selama ini kita ketahui sebagai sebuah komponen untuk mengubah energi cahaya matahari menjadi arus listrik DC. Banyak ilmuwan berusaha mengembangkan lebih lanjut sehingga arus listrik yang dihasilkan oleh panel surya tersebut dapat dengan efisien dan murah untuk memecah molekul air menjadi hidrogen sebagai bahan bakar ramah lingkungan dan air sebagai hasil sampingnya.

image

Dari berbagai usaha penelitian, telah dihasilkan satu inovasi hebat yang dilakukan oleh para peneliti dari Eindhoven University of Technology, yang mana mereka menggunakan material gallium phosphide (GaP) untuk mengembangkan sebuah kabel nano. GaP merupakan sebuah material yang memiliki sifat-sifat elektrikal sangat baik, namun ia tidak mudah menyerap sinar matahari jika dibuat mendatar di permukaan panel surya. Atas dasar inilah para peneliti dari Universitas Eindhoven tersebut mengembangkan kabel nano sehingga penyerapan energi cahaya matahari semakin besar. Mereka membuat kabel nano berukuran panjang 500 nanometer serta diameter kabel 90 nanometer. Dengan teknologi ini mereka mampu menghasilkan hidrogen dari air sebanyak 10 hingga 2,9%. Selain itu, dengan desain prototype panel surya ini, para peneliti juga berhasil menghemat bahan baku hingga sepuluh ribu kali. Tentu hal ini akan sangat menghemat biaya produksi panel surya tersebut.

Credit: Science DailyEindhoven University of Technology

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply