Teknologi Wi-Fi Pasif: 10 ribu kali lebih hemat energi!

Wi-Fi adalah teknologi nirkabel yang sangat berguna untuk menghubungkan berbagai gadget dengan sumber sinyal Internet, memungkinkan smartphone untuk melakukan panggilan secara online, memungkinkan kita untuk menonton layanan streaming, dan masih banyak lagi. Pendeknya Wi-Fi memiliki berbagai fungsi yang mendukung segala aktifitas modern. Namun tahukah kamu bahwa Wi-Fi ternyata menguras banyak sekali energi untuk beroperasi. Pasti kamu pernah atau sering mendapati baterai smartphonemu melemah dengan cepat begitu kamu hubungkan smartphonemu dengan jaringan Wi-Fi.

Tapi sekarang, sebuah tim dari University of Washington telah menemukan cara bagaimana membuat jaringan Wi-Fi yang menggunakan energi listrik 10 ribu kali lebih sedikit dari jaringan Wi-Fi konvensional! Wow! Sungguh menakjubkan! Sistem Wi-FI terbaru ini adalah sistem Wi-Fi pasif yang mengkonsumsi daya 1000 kali lebih kecil dari dua platform Wi-Fi terhemat yang ada, seperti Bluetooth Low Energy dan Zigbee. Sedangkan untuk platform Wi-Fi lain, sistem Wi-Fi terbaru ini lebih hemat 10 ribu kali seperti telah disebutkan di atas.

160223132732_1_540x360 [16195]

Menurut Shyam Gollakota, seorang asisten profesor yang terlibat dalam penelitian, dengan menggunakan jaringan W-Fi pasif, timnya mampu mengirimkan sinyal Wi-Fi hingga 11 MB/detik. Kecepatan ini lebih rendah dari platform Wi-Fi tercepat namun tetap saja lebih cepat 11 kali lipat dari Bluetooth.

Mengapa bisa hemat?

Alasannya terletak pada jenis sistem Wi-Fi yang digunakan, yaitu sistem pasif. Sistem pasif memungkinkan komunikasi nirkabel yang hampir tidak mengeluarkan daya. Untuk menciptakan jaringan ini, tim bekerja dengan memisahkan operasi digital dan operasi analog yang terlibat dalam transmisi radio. Untuk diketahui, dalam 20 tahun terakhir, operasi digital menjadi semakin hemat, namun disisi lain, komponen analog yang terlibat dalam transmisi radio masih saja menguras banyak daya.

Para ilmuwan kemudian memproduksi sinyal dengan frekuensi tertentu bagi satu perangkat dalam satu jaringan yang terhubung ke dalam dinding. Sensor menghasilkan sinyal Wi-Fi dengan daya yang sangat kecil dengan jalan memantulkan dan menyerap sinyal menggunakan saklar digital. Di area University of Washington sendiri, tim menguji coba sensor Wi-Fi pasif dan mereka dapat menyalurkan sinyal Wi-Fi hingga sejauh 100 kaki. Jadi prinsip kerja yang dapat disimpulkan adalah pemancaran sinyal Wi-Fi ini dilakukan dengan proses pemantulan dan penyerapan sinyal.

Sejak semula para ilmuwan sudah memikirkan tentang kompatibilitas sistem Wi-Fi baru ini dengan berbagai gadget yang beredar di pasaran. Untungnya sensor yang mereka ciptakan (untuk memantulkan dan menyerap sinyal) sangat kompatibel dengan berbagai merk gadget yang beredar di pasaran, entah smartphone, tablet, atau laptop.

Credit: Science DailyWikipedia: Wi-Fi

Post Author: Todo Golo

Penulis profesional di bidang sains dan teknologi.

Leave a Reply