Tiga orang teramputasi ini, kini menjadi Cyborg berkat rekonstruksi bionik

Istilah cyborg tentu tidak asing lagi bagi Anda. Istilah yang populer berkat berbagai film hollywood bergenre science fiction ini mengkisahkan manusia setengah robot dengan beberapa anggota tubuh buatan yang bentuknya seperti robot. Sekalipun sebagian tubuhnya berupa robot, namun anggota tubuh robot tersebut masih dapat dikontrol oleh sistem syaraf si cyborg. 

Dikutip dari Cnet, tiga orang asal Austria telah menjadi manusia pertama yang menjadi “cyborg“, sehingga otak mereka dapat mengkontrol organ robot buatan yang terpasang pada tubuhnya. Teknik yang diberi nama “rekonstruksi bionik” ini mengkombinasikan transfer sistem saraf dan otot pada bagian tubuh yang teramputasi, dengan organ tubuh robot canggih.

Teknik rekonstruksi bionik dikembangkan oleh Profesor Oskar Aszman, direktur laboratoriun Christian Doppler bidang Restoration of Extremity Function di Medical University of Vienna. Profesor Aszman berkolaborasi dengan para insinyur dari Departemen Rehabilitasi Syaraf dari University Medical Center Goettingen.

“Kemajuan ilmiah yang telah dicapai di sini adalah bahwa kami telah mampu membuat serta mengekstrak sinyal syaraf baru melalui penguat transfer syaraf pada transplantasi otot. Sinyal ini kemudian diubah menjadi kode dan ditranslasikan ke sistem mekatronik fungsi tangan” demikian penjelasan dari Profesor Aszman. 

IMG_3312.JPG

Sebelum proses pemasangan tangan robot, tiga orang pasien telah melakukan training kognitif selama sekitar sembilan bulan. Training ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali otot mereka yang teramputasi dengan menggunakan tangan virtual. Setelah mereka dapat menguasai tangan virtual tersebut, baru mereka dapat menggunakan tangan “robot” yang dipasangkan ke bagian tubuh yang teramputasi. 

Sumber: Cnet, New Scientist, Danil News.

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply