Tips: Melihat Gerhana Matahari Dengan Aman dan Murah

Tepat satu minggu lagi adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar masyarakat Indonesia karena pada hari itu gerhana matahari total dan parsial akan “menyambangi” nusantara. Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas mengenai gerhana tanggal 9 Maret nanti, dan pada kesempatan ini saya akan membagikan beberapa tips untuk melihat gerhana matahari tersebut dengan aman dan murah. Kok murah? Karena kamu tidak perlu menggunakan teropong mahal. Kamu hanya perlu beberapa alat sederhana. Yuk kita simak!

Bahaya Gerhana Matahari Parsial

Melihat gerhana matahari tidak boleh sembarangan karena dapat menyebabkan kebutaan sementara bahkan pada beberapa kasus menyebabkan kebutaan permanen. Sebagai informasi, cahaya matahari harus dilemahkan 50 ribu kali untuk dapat diterima secara aman oleh pupil mata. Itulah sebabnya kamu tidak dapat menatap cahaya matahari secara langsung untuk beberapa detik. Nah, waktu terjadi gerhana matahari parsial, kekuatan cahaya matahari yang dipancarkan tetap sama namun ukuran pancarannya saja yang menyusut. Penyusutan ukuran pancaran cahaya matahari akan menaikkan secara drastis intensitasnya sehingga bila kita “nekat” melihat gerhana matahari parsial secara langsung, pupil mata kita akan tidak sempat bereaksi atas “serangan” cahaya berlebihan. Pada beberapa kasus, cahaya gerhana matahari parsial telah menimbulkan kebutaan permanen!

Terus bagaimana cara melihat gerhana matahari parsial dengan aman? Gunakan alat bantu seperti teleskop, teropong, kamera, atau instrument optik lain. Masalahnya adalah beberapa alat tersebut dijual cukup mahal. Tidak semua orang mampu membeli teleskop dan karena alasan inilah artikel ini dibuat.

Melihat Gerhana Matahari Parsial Dengan Aman Sekaligus Murah

Pada dasarnya ada tiga alat bantu yang dapat kita gunakan untuk melihat gerhana matahari parsial dengan aman tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

  1. Bejana Air
    Kamu dapat melihat gerhana matahari parsial dengan metode pantulan. Cukup siapkan sebuah bejana yang terisi air dan arahkan pada matahari. Kamu akan dapat melihat pantulan gerhana matahari yang terbayang di permukaan air. Cara ini kuno namun masih efektif dan memuaskan.
  2. Kardus Proyektor
    Siapkan satu jarum, selembar kertas putih, selembar aluminium foil, dan sebuah kardus kosong (kamu dapat menggunakan kotak sepatu). Buat sebuah lubang pada kotak dengan diameter 2 cm dan tutuplah lubang itu dengan satu lembar aluminium foil. Lubangi aluminium foil tepat di tengah-tengah dengan jarum. Lapisi sisi dalam kardus yang berlawanan dengan kertas putih. Arahkan lubang pertama (aluminium foil) pada matahari dan kamu akan dapat melihat proyeksi gerhana matahari pada kertas putih. Kamu melihatnya dengan melongokkan kepalamu ke dalam kardus. Tentu jangan sampai rambutmu mengganggu pancaran cahaya matahari.
  3. pinhole_projection_l copy

  4. Kacamata Hitam
    Jangan sembarangan memilih kacamata hitam yang dijual di pinggir jalan. Cobalah berkonsultasi dengan toko kacamata dan tanyakan apakah kacamata hitam yang akan kamu beli dapat digunakan untuk melihat gerhana matahari dengan aman. Memang kacamata hitam lebih mahal dibandingkan dua alat diatas namun tetap jauh lebih murah daripada teleskop.

Bagaimana? Siap untuk melihat gerhana matahari tanggal 9 Maret nanti? Siapkan peralatan di atas!

Credit: IB Times

Post Author: Todo Golo

Penulis profesional di bidang sains dan teknologi.

Leave a Reply