Toyota C-HR, jawaban atas tantangan Nissan GripZ

Seperti yang telah diduga sebelumnya, persaingan dalam dunia otomotif begitu ketat. Pabrikan yang merupakan market leader di Indonesia dalam hal tingkat penjualan, yaitu Toyota ternyata juga tidak tinggal diam menanggapi gaungnya peluncuran Nissan GripZ concept di Frankfurt Motor Show kemarin. Bedanya Toyota sebenarnya telah lama menampilkan bocoran siluet akan konsep mobil crossover futuristik mereka. Adalah Paris Motor Show 2014 dimana Toyota pertama kali memperkenalkan C-HR, konsep mobil crossover andalan mereka.

Namun sampai akhir tahun 2014 tidak ada kabar beritanya, dan Toyota tidak mempunyai lini untuk kelas crossover di Indonesia. Praktis aja market crossover dihajar habis habisaan oleh Nissan Juke, Honda HR-V dan Ford Ecosport. Ternyata dalam even yang sama dengan diperkenalkannya Nissan GripZ ke publik, Toyota memeperkenalkan kembali C-HR mereka dalam versi yang telah dirombak dan diperbaiki di beberapa area.


 photo vehicles_images_1_zpshauxjfay.jpg

Inspirasi desain Toyota C-HR adalah Diamond Architecture Styling, dimana mobil ini punya potongan-potongan garis bodi yang tajam di semua sisi. Lampu, fender, pelek, atap, spion, semuanya punya garis-garis yang seolah menggambarkan ketegasan desainernya saat menggambar mobil ini. Tetapi seperti biasanya akan ada penyederhanaan di beberapa sektor untuk produksi massalnya kelak.


 photo tampang-kekar--mentereng--crossover-toyota-c-hr--863d38_zpszeubtd9h.jpg

Toyota C-HR memiliki dimensi panjang 4,350 mm, lebar 1,850 mm, dan tinggi 1,500 mm, dengan wheelbase 2,640 mm. Menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) layaknya Prius terbaru, C-HR kini berevolusi menjadi kendaraan masa depan yang lebih nyaman, stabil dalam segi handling, sasis yang lebih rigid dan ramah lingkungan karena mengadopsi dapur pacu full hybrid. Jadi merinding jika masuk pangsa pasar Indonesia harganya jadi berapa, melihat skema pajak kita yang sangat membebani mobil dengan teknologi hybrid. Toyota C-HR akan dicangkokkan teknologi hybrid synergy drive milik Toyota. Kombinasi mesin, baterai dan motor listrik didesain untuk mencapai efisiensi thermal hingga 40 persen. Baterai dan motor listriknya juga dibuat supaya memiliki bobot yang ringan. Detail akan mesin dan teknologi lainnya belum diungkap oleh Toyota.


 photo tampang-kekar--mentereng--crossover-toyota-c-hr--3ca218_zpsqnrkxe4i.jpg

Belum ada bocoran lain seputar detail dan teknis spesifikasinya, namun dari lansiran yang sama menyebutkan kalau versi final dari Toyota C-HR yang kelak akan diproduksi bakal dipajang pada gelaran Geneva Motor Show yang diadakan bulan Maret 2016.

Credit: Toyota-Global, Otosia.

Post Author: Andri Eko

Seorang anak manusia yang menyukai perkembangan teknologi otomotif dan gadget.

Leave a Reply