Airbus siap mengujicobakan “mobil terbang” tenaga listrik akhir tahun ini!

Perlombaan elektrifikasi sistem transportasi tak hanya dilakukan oleh pabrikan-pabrikan mobil dunia. Pabrikan pesawat terbang kenamaan sekelas Airbus pun juga ikut meramaikan perlombaan ini, yang tentu saja dalam mengembangkan pesawat terbang bertenaga listrik. Dalam sebuah unggahan beberapa foto di laman resmi mereka, Airbus menunjukkan timnya sedang mengerjakan proyek pesawat dua penumpang ini. Nampak pada foto tersebut tim sedang menyelesaikan proses pengecatan dan pemasangan motor penggerak. Airbus menargetkan akan mengujicoba pesawat listrik ini di akhir tahun 2017.

FAD3AA55-EF44-441C-9139-18302060F02D
Airbus memang ingin membangun armada pesawat bertenaga listrik, otonom, multirotor, yang dapat diterbangkan dari atap ke atap di kota padat dimana lalu lintas sering macet. Proyek ini diluncurkan pada awal 2016 sebagai salah satu proyek A³ (dibaca A-cubed), sebuah anak perusahaan Airbus yang berbasis di Silicon Valley. Proyek pesawat terbang lepas landas vertikal ini diberi nama Vahana, yang adalah kata Sansekerta yang berarti kendaraan atau tunggangan dewa.

Airbus mengatakan bahwa purwarupa skala penuh saat ini sedang dalam tahap produksi, dengan tujuan untuk pengujian terbang pada akhir tahun ini. Purwarupa ini baru saja dipindahkan dari California ke pusat tes penerbangan baru di Pendleton, Oregon, di mana ia akan melakukan demonstrasi pertamanya. A³ berencana untuk memproduksi massal pesawat ini setidaknya pada tahun 2020.

Airbus, yang merupakan pesaing utama Boeing, lebih dikenal sebagai produsen pesawat terbang jumbo seperti tipe A380. Namun, proyek mobil terbang tersebut menunjukkan bahwa perusahaan yang berbasis di Toulouse, Prancis ini serius dalam pengembangan pesawat terbang listrik. Namun Vahana hanya sebagian upaya dari berbagai pihak untuk mewujudkan penerbangan pribadi murah yang tentu saja ramah lingkungan. Sedikitnya 19 perusahaan sedang mengembangkan rencana mobil terbang, termasuk Boeing dan perusahaan kecil seperti Kitty Hawk, yang dimiliki oleh pendiri Google, Larry Page. Uber, baru-baru ini juga mengumumkan akan bekerja sama dengan NASA dalam pengujian layanan taksi udara pada tahun 2020 nanti.


Credit: Vahana, The Verge

Post Author: Onny

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply