Akhirnya, osteoporosis bisa sembuh berkat temuan ini! Sel induk skeletal penumbuh tulang!

Bayangkan! Suatu hari nanti, kita akan mampu menyembuhkan osteoporosis, memperbaiki sendi, menyambung tulang rawan yang rusak, dengan lebih mudah dan cepat. Sebuah penelitian yang baru dipublikasikan melalui situs Cell beberapa hari yang lalu ini menyebutkan bahwa memperbaiki tulang dan tulang rawan mungkin menjadi lebih mudah berkat sel induk skeletal manusia yang baru ditemukan.

Para ilmuwan menemukan sel-sel induk, yang menumbuhkan tulang, tulang rawan dan tulang spons yang melapisi sumsum tulang, di tulang janin, tulang dan lemak dewasa. Para peneliti juga memprogram ulang sel-sel dewasa menjadi sel-sel induk skeletal. Pasokan sel-sel seperti itu suatu hari akan membantu dokter memperbaiki atau mengganti tulang rawan sendi, menyembuhkan tulang yang patah lebih cepat, membangun tulang pada pasien osteoporosis dan bahkan menumbuhkan tulang dan tulang rawan baru untuk operasi rekonstruktif.

Ketika ditransplantasikan ke tikus, sel induk skeletal manusia menghasilkan tulang (kuning), tulang rawan (biru) dan tulang spons (merah).

Menurut Clifford Tabin, seorang ahli genetika dari Harvard Medical School yang tidak terlibat dalam penelitian ini, seperti yang kami kutip dari laman Science News, mengatakan bahwa aplikasi tersebut masih jauh di masa depan.

“Studi saat ini merupakan kemajuan yang sangat penting,” katanya, “tetapi ada pekerjaan yang harus dilakukan sebelum (sel induk skeletal) dapat berkontribusi untuk mengubah lanskap obat ortopedi.”

“Sel-sel induk yang dikumpulkan dari lemak dan tulang rawan dapat direkayasa untuk membuat tulang atau tulang rawan di bawah keadaan khusus, tetapi sel-sel tersebut bukanlah sel skeletal khusus yang ditemukan dalam studi baru ini”, kata Michael Longaker, seorang ahli bedah plastik di Stanford University School of Medicine, yang juga termasuk ke dalam tim peneliti terkait.

Tim Longaker menemukan sel-sel induk skeletal di bagian femur janin yang berkembang pesat, dan memindahkannya ke piring laboratorium di mana mereka bisa berkembang biak. Melanjutkan pembaruan diri adalah karakteristik penting dari sel induk. Untuk menentukan apakah sel-sel bisa membuat diri mereka sendiri tanpa batas, para peneliti melakukan serangkaian transplantasi sel induk ke tikus di bawah lapisan luar ginjal tikus. Sel induk skeletal yang ditransplantasikan tumbuh menjadi tulang pada ginjal tikus. Sel punca dari tulang yang baru tumbuh ditransplantasikan ke tikus lain, di mana sel-sel induk kembali membuat tulang.

Sel-sel induk skeletal dapat membentuk tulang, tulang rawan dan tulang spons, tetapi tidak membuat lemak atau jaringan lainnya. Hasil itu menunjukkan sel-sel induk ini khusus untuk kerangka.

Tim Longaker melacak sel induk kerangka dewasa dengan mengkategorikan jenis RNA yang diproduksi di sel induk skeletal janin. Berbagai jenis RNA adalah salinan instruksi genetik yang disandikan dalam DNA, yang menentukan identitas dan fungsi sel. Sel induk skeletal pada tulang dan lemak dewasa yang membuat RNA yang sama juga membentuk tulang, tulang rawan, dan tulang spons ketika ditransplantasikan ke tikus.

Tim juga memanipulasi sel induk embrionik, atau menginduksi sel induk berpotensi majemuk, menjadi sel-sel induk skeletal. Kemampuan untuk menumbuhkan sel-sel induk skeletal di laboratorium ini sangat menjanjikan, karena Anda dapat menumbuhkan sel tulang sebanyak yang Anda inginkan.

Credit: Cell.com, Science News

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply