Byton: Pesaing terbaru Tesla asal, mana lagi kalau bukan, Cina!

Gelaran Consumer Electronic Show atau yang dikenal dengan CES 2018 tahun ini, tak hanya dimeriahkan oleh berbagai inovasi produk elektronik dari banyak pabrikan. Nampaknya ajang yang dihelat di Las Vegas, Amerika Serikat ini juga menjadi sebuah perkenalan bagi salah satu start-up di bidang otomotif asal Cina: Byton. Dalam ajang ini Byton memperkenalkan mobil listrik konsep mereka yang nampak sangat siap menenggelamkan Tesla.

Byton memperkenalkan sebuah mobil SUV yang diklaim telah mencakup semua kata kunci mobil listrik seperti elektrifikasi, otonom (self-driving), konektifitas, transformatif, mewah, menghibur, intuitif, dan efisien-beberapa kali lipat. Mobil ini akan dilengkapi dengan fitur ononom, konektifitas jaringan 5G, serta satu yang paling menarik, layar dashboard berukuran 49 inchi yang memanjang dari satu sudut pintu kiri ke kanan.

Tak hanya itu, sebuah layar 10 inchi juga disematkan tepat di tengah kemudi. Mungkin layar ini cocok jika sang sopir ingin memutar film IMAX saat mode otonom. Jok bagian depan, termasuk jok pengemudi, dapat diputar hingga 12° untuk memaksimalkan obrolan dengan penumpang belakang. Dan tentu saja, fitur ini juga hanya bisa digunakan ketika mobil dalam keadaan ‘auto-pilot’.

Byton memperkirakan harga SUV mereka ini nantinya hanya sekitar US$ 45.000, yang terpaut lebih mahal US$ 10.000 daripada Tesla Model 3 termurah. Namun dengan janji Byton yang mengklaim mobil SUV ini akan mampu menempuh jarak 420 km untuk kapasitas baterai 71 atau 95 kwh, mungkin bisa dijadikan satu pertimbangan lain, mengingat mobil ini SUV, pesaing Tesla Model X atau Jaguar I-Pace.

Byton SUV direncanakan baru akan dipasarkan di dalam Cina saja pada tahun 2019, dan akan dipasarkan global di tahun 2020. Namun siapkah Byton? Mengingat hampir semua ‘Tesla wannabe’ sekarat dengan berbagai masalah berbeda. Seperti Faraday Future yang dililit masalah keuangan hingga ditinggalkan CEO-nya.





Credit: Wired

Post Author: Onny

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply