Dubai, Kota Pertama Di Dunia yang Akan Membangun Transportasi Massal Masa Depan Hyperloop

Hyperloop kembali memasuki babak baru. Kendaraan futuristik ini tidak membutuhkan waktu lama untuk dapat menarik perhatian salah satu negara kaya di dunia, Uni Emirat Arab. Dalam sebuah kicauan di Twitter beberapa saat yang lalu, sebuah perusahaan Dubai, DP World, mengunggah beberapa foto proses penandatanganan nota kesepahaman dengan pihak Hyperloop One. Dikutip dari TechCrunch, rupanya telah terjadi kesepakatan bersama antara Hyperloop One dan DP World untuk pembangunan sistem transportasi super cepat hyperloop di kawasan pelabuhan Jebel Ali, Dubai.

“Dan ini bisa saja menjadi lokasi pertama untuk membangun hyperloop yang sebenarnya untuk kebutuhan komersial,” demikian ungkap CEO Hyperloop One, Rob Lloyd. “Kami sudah mendapatkan infrastruktur, ijin regulasi, serta lokasi penting yang memang. sudah membutuhkan pembangunannya.”

Sebagai langkah awal akan dilakukan studi ekonomi dan kelayakan atas kerjasama Hyperloop One dengan perusahaan operator sistem distribusi terbesar ketiga di dunia DP World. Namun nampaknya sudah tidak nampak ada keraguan lagi dari salah satu pemimpin UEA dan CEO DP World, Sultan Ahmed bin Sulayem, untuk menjadi bagian dari proyek futuristik bersejarah hyperloop, dan ikut andil untuk membuktikan kemampuan dari sistem transportasi ini.


Dengan desain lintasan hyperloop yang bisa dibuat di bawah maupun di atas tanah, DP World percaya tidak akan ada masalah dengan pembebasan lahan. Perusahaan yang telah menginvestasikan miliaran dollar Amerika untuk terminal 4 dan 5 pelabuhan Jebel Ali ini akan terus tumbuh dan harus mampu memindahkan kargo mereka dengan cepat dan tepat, yang tentu saja hyperloop mampu melakukan hal ini.

 photo 1C73EE77-A8AC-4DED-8B7C-FCFCD82F187D.jpg

Sekilas mengenai hyperloop, sistem transportasi massal yang pada awalnya hanya sebuah gagasan kecil dari Elon Musk ini semakin terus berkembang sejak Musk membuatnya open-source. Kendaraan konsep yang mampu melaju hingga 700 km per jam ini membuat Hyperloop One menjadi salah satu perusahaan terdepan yang mengembangkan hyperloop. Setelah beberapa bulan lalu sukses menjalankan ujicoba awal hyperloop di kawasan gurun Nevada, Amerika Serikat, Hyperloop One terus melakukan penjajakan dengan beberapa negara untuk bisa menggunakan teknologi ini. Tercatat Rusia, Finlandia, Swedia, Swiss, kota Los Angeles, serta California telah memasuki babak uji kelayakan untuk dapat membangun sistem transportasi massal super cepat ini.

 photo 02593387-8A01-45DE-BB44-5476A8373EDD.jpg

Credit: Techcrunch

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply