Ini dia: empat tipe panel surya terkamuflase ala Tesla!

Setelah pada Agustus lalu Elon Musk menyebutkan akan membuat atap rumah yang sekaligus sebagai panel surya, kini produk yang dimaksudpun sudah dirilis! Melalui sebuah perhelatan yang diadakan di Universal Studio Los Angeles jumat pekan lalu, Musk selaku CEO Tesla merilis dua buah produk yang salah satunya adalah atap sel surya disamping baterai rumah Tesla Powerwall versi kedua. Atap rumah yang berfungsi sekaligus sebagai panel surya ini termasuk salah satu ambisi Musk untuk menghadirkan teknologi ramah lingkungan ke rumah-rumah kita.

Melalui kesempatan tersebut Musk memperkenalkan empat jenis atap sel surya yang berbeda, yang dipasangkan ke empat rumah berbeda yang ada di Universal Studio Los Angeles. Atap-atap rumah tersebut begitu indah didesain hingga tidak nampak adanya perbedaan dengan atap rumah konvensional. Bentuknya pun juga masih seperti atap-atap rumah pada umumnya. Tim dari Tesla mendesain atap ini agar masih nampak seperti atap konvensional jika dilihat dari sudut pandang jalan raya. Namun jika kita amati lebih detail dengan jalan melihat permukaan atap ini secara tegak lurus, maka kita akan dapat dengan mudah menemukan dimana letak sel-sel surya disematkan.

 photo D61E4AE0-A28B-4FCA-94F4-08CEC2784C23.gif
Kamuflase sel surya

Teknologi kamuflase atap sel surya bikinan Tesla ini merupakan hasil kerjasama mereka dengan salah satu produsen kaca film terkenal 3M. Prinsip sederhana yang digunakan adalah sama dengan penggunaan screen guard layar ponsel atau laptop yang sangat kita kenal dengan istilah anti-spy. Teknologi kaca film 3M tak hanya membuat sel-sel surya atap ini tersamarkan, namun harus tetap pula menjaga tingkat efisiensi penyerapan cahaya matahari agar selalu berada di level tertinggi. Tak hanya itu, melalui sebuah video demo Musk membuktikan teknologi kaca yang digunakan sebagai bahan atap ini memiliki kekuatan jauh lebih kuat jika dibandingkan dengan bahan atap konvensional semacam tanah liat ataupun batu alam. “Ini tidak akan pernah rusak karena pemakaian, terbuat dari kuarsa, ia juga memiliki umur yang seakan-akan tak terbatas,” klaim Musk.

Berikut adalah tampilan keempat tipe atap sel surya Tesla.

 photo 020546F3-F2DC-4DAE-A7A7-468AE375E16A.jpg
Tipe Tuscan: memiliki bentuk khas genting tanah liat konvensional dengan sel surya yang tersembunyi
 photo 230FBB4E-879C-49DF-B367-FEA078A3752D.jpg
Tipe Slate: memiliki tampilan bertekstur ala batu alam. Tiap-tiap satu genting diklaim oleh Musk memiliki tekstur unik yang tidak ada duanya.
 photo F79F5A6C-E8E9-4913-91C9-3F003F7972B1.jpg
Tipe Smooth: tanpa tampilan tekstur apapun dan hanya mengkilat khas kaca kuarsa namun tetap dengan mengkamuflasekan sel surya yang ada di dalamnya.
 photo 9C67368F-3E14-43E4-93B1-CEE81BD5654D.jpg
Tipe Bertekstur: tampilan tekstur buatannya nampak berhasil menyamarkan sel surya yang tersembunyi di tiap-tiap genting.

Selain atap sel surya, Musk juga meluncurkan Tesla Powerwall versi kedua. Tesla Powerwall adalah sebuah sistem baterai atau aki yang dengan mudah dapat diintegrasikan dengan sistem panel surya serta kelistrikan di rumah. Versi kedua dari penyempurnaan versi pertama yang telah diproduksi Tesla sejak tahun lalu ini memiliki beberapa perubahan. Selain desain yang lebih simpel dengan bentuk kotak yang slim, kapasitas baterai juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Versi sebelumnya, Tesla Powerwall hanya memiliki kapasitas 6,4 kWh saja. Namun di versi kedua ini Tesla menghadirkan Powerwall dengan kapasitas penyimpanan mencapai 13,5 kWh, jumlah yang cukup untuk menghidupi sebuah rumah besar berkamar empat.

 photo EDF263F4-C090-4ECE-A15A-AF8D3F61E08F.jpg
Tesla Powerwall Version 2

Semua terobosan yang dilakukan oleh Tesla ini demi sebuah visi untuk menghadirkan teknologi ramah lingkungan yang sustainable, tangguh. Atap rumah yang sekaligus berfungsi sebagai sumber energi bagi semua kebutuhan listrik rumah, sistem penyimpanan baterai berkapasitas tinggi sehingga mampu menyokong kebutuhan listrik rumah di malam hari, serta sebuah mobil listrik bebas polusi, ramah terhadap Bumi.

 photo AA04F8DC-E459-4225-A417-E0C55E51F859.jpg

Credit: Wired, The Verge

Post Author: Onny

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply