Pertama dalam sejarah: SpaceX berhasil meluncurkan dan mendaratkan kembali roket daur ulang mereka!

Beberapa jam yang lalu SpaceX berhasil meluncurkan kembali salah satu roket mereka yang sebelumnya, sudah pernah mereka luncurkan dan daratkan pula. Ini menjadi sejarah baru bagi dunia penerbangan antariksa. Setelah SpaceX berhasil menjadi perusahaan pertama yang mampu mengembangkan roket yang dapat mendarat kembali ke Bumi dengan aman, kini mereka berhasil kembali meluncurkan roket yang sama, yang dapat dikatakan sebagai roket daur ulang. Tak hanya mencetak sejarah baru, hal ini tentu akan bisa menjadi standard dunia antariksa baru.

Roket berjenis Falcon 9 yang berhasil meluncur untuk yang kedua kalinya semalam merupakan roket yang sama yang pernah diluncurkan di bulan April tahun lalu. Roket ini diluncurkan dari sebuah lahan di Cape Canaveral, Florida, dan berhasil mendarat di sebuah landasan apung kapal tanpa awak di sekitar Samudera Atlantik. Tercatat ada dua jenis roket yang sama yang telah diluncurkan pada bulan april tahun lalu, namun baru satu roket inilah yang beruntung untuk kembali terbang dan mendarat dengan sempurna.

IMG_1684

Dikutip dari The Verge, Elon Musk selaku CEO SpaceX muncul di akhir-akhir sesi siaran langsung peluncuran roket melontarkan sebuah komentar. “Ini berarti Anda dapat terbang dan kembali menerbangkan sebuah pendorong orbital, yang merupakan bagian paling mahal dari sebuah roket. Ini akan menjadi, pada akhirnya, sebuah revolusi besar dunia penerbangan antariksa,” ungkapnya.

SpaceX memang diketahui sejak awal berniat untuk mendaur ulang setiap roket yang mereka buat. Hal ini bukan tanpa alasan, karena mereka ingin memangkas biaya peluncuran roket, atau sesuatu apapun ke antariksa, agar menjadi lebih murah. Ini berarti biaya pembuatan roket yang dapat mencapai 10 hingga ratusan juta dollar AS, atau setara mencapai triliunan rupiah, dapat dipangkas cukup banyak. Menurut keterangan lebih lanjut, SES selaku pemilik satelit yang berhasil mengorbit di angkasa atas jasa roket daur ulang ini, mendapatkan diskon khusus sebanyak 30% karena mau menggunakan roket Falcon 9 daur ulang.

“Membutuhkan 15 tahun untuk mencapai titik ini, ini menghabiskan banyak waktu kami,” imbuh Musk. “Banyak sekali kesulitan selama itu, namun saya amat sangat bangga atas SpaceX yang telah berhasil mencapai tonggak sejarah baru yang hebat di dunia antariksa.”

SpaceX tidak semerta-merta meluncurkan roket daur ulang mereka tanpa melakukan apapun. Mereka melakukan inspeksi, memperbarui beberapa komponen, serta melakukan serangkaian ujicoba untuk memastikan semua sistem bekerja sempurna. Hal ini membutuhkan waktu sekitar enam bulan semenjak diumumkannya rencana ini, hingga roket daur ulang tersebut kembali meluncur semalam. SpaceX tentu mengambil banyak pengalaman dari keberhasilan ini, mengingat mereka menargetkan akan meluncurkan hingga enam roket Falcon 9 daur ulang di tahun ini. Tak hanya itu, keberhasilan ini juga menjadi modal kuat niatan Musk untuk membangun koloni di Planet Mars.

Credit: The Verge

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply