Pertama kali terjadi di Kanada: sebuah drone menabrak pesawat terbang komersial!

Pada hari Kamis lalu, sebuah penerbangan komersial Skyjet ditabrak oleh sebuah drone saat mendekati Bandara Internasional Jean Lesage di Quebec City. Beruntung pesawat jenis Beech 100 King Air yang membawa 8 orang penumpang tidak mengalami kerusakan serius sehingga dapat mendarat dengan aman. Ini kejadian pertama kalinya di Kanada yang dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintahan mereka melalui Menteri Perhubungan Marc Garneau.

“Saya sangat lega bahwa pesawat hanya mengalami kerusakan ringan dan bisa mendarat dengan aman,” kata Garneau dilansir dari CNet. Garneau menambahkan bahwa hal itu bisa saja jauh lebih serius jika drone tersebut menabrak bagian mesin atau kokpit.

Dia mengatakan bahwa drone itu terbang sejauh 3 mil dari bandara dengan ketinggian 450 meter (sekitar 1.500 kaki). Ini tentu 150 meter melampaui batas ketinggian yang diijinkan untuk menerbangkan drone.

3ACB52DD-E0D2-4419-9AAE-2E17A48EBA87

Semenjak drone semakin populer, telah terjadi peningkatan laporan tentang adanya aktifitas drone yang membahayakan pesawat. Beberapa laporan berasal dari pilot yang meyakini bahwa pesawat tak berawak telah menyerang pesawat mereka. Namun sayangnya laporan-laporan tersebut tidak pernah dikonfirmasi karena minimnya bukti.

Memang, awal tahun ini, Federal Aviation Administration (FAA) menyatakan bahwa mereka tidak menemukan bukti yang dapat diverifikasi bahwa drone pernah menabrak, atau setidaknya hampir menabrak pesawat terbang.

“Setiap penyelidikan dari tabrakan yang dilaporkan, menemukan bahwa itu adalah burung yang menabrak barang lain seperti kawat dan tiang, atau kegagalan struktural yang tidak terkait dengan tabrakan dengan pesawat tak berawak,” katanya.

Aturan FAA menyatakan bahwa tidak ada pesawat tak berawak yang boleh terbang lebih dari 400 kaki atau di dekat bandara atau pesawat terbang. Untuk terbang dalam jarak 5 mil dari bandara saja, Anda memerlukan izin.

Namun demikian, beberapa pilot bersikeras bahwa drone bukanlah masalah besar seperti diyakini banyak orang. Pilot komersial Chris Manno, misalnya, bersikeras bahwa ada ratusan burung yang menabrak pesawat dalam setahun, namun hanya sedikit yang menyebabkan kerusakan.

Lain halnya dengan Garneau yang bersikeras bahwa pesawat tak berawak adalah ancaman.

“Penting untuk menunjukkan bahwa pesawat sangat rentan saat mereka masuk [untuk mendarat] … dan saat take-off,” katanya.

Credit: CNet

Post Author: Onny

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply