Server Remap kewalahan menghadapi antusiasme pengguna AL, ‘Jarvis’-nya Indonesia!

Belum genap sehari aplikasi media sosial bikinan anak negeri ini dirilis, pihak pengembang yakni Ezy Industries mengakui jika servernya mengalami overload. Dalam sebuah unggahan status Facebook, Muhammad Zulkarnaen atau yang biasa disapa Edoo, sang CEO menyampaikan permintaan maafnya kepada para pengguna Remap atas kendala ini. Ia tidak menyangka sedemikian besarnya antusiasme para pengguna smartphone di Indonesia untuk mencoba kemampuan AL, sang robot kecerdasan buatan yang memang diciptakan menjadi nyawa Remap.

“Karena walaupun apps kami masih beta dan masih banyak masalah (thanks juga buat yang udah report bug ke kita), diluar dugaan kami banyak sekali yang download dan sampai detik ini bikin server kami overload hingga bekerja melampaui batas (725%),” demikian ungkap Edoo melalui akun Facebook pribadinya.

 photo 08B33CAB-BB76-4D9C-991B-DF0EE5C30982.jpg

Sejak diluncurkan melalui sebuah perhelatan ala Apple Event di Ezy Tower Malang 21 Desember 2016 lalu, banyak kalangan menanti-nanti kehadiran Remap. Baik pengguna smartphone Android maupun iOS ingin segera mencicipi kecanggihan si AL menjawab berbagai pertanyaan Anda. Tak hanya itu, AL yang dirancang memiliki kecerdasan buatan ini juga sudah siap untuk ‘mempelajari’ siapa penggunanya.

Salah satu perbedaan penting dari kecerdasan buatan dengan sebuah perangkat lunak adalah kemampuan dalam mempelajari karakter si pengguna perangkat. Perangkat lunak hanya akan melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh penggunanya. Sedangkan kecerdasan buatan, selain juga menuruti apa yang diminta oleh penggunanya, ia juga mempelajari karakter dan perilaku keseharian sang pengguna. Sehingga sekali waktu saat ‘otak’ kecerdasan buatan mendeteksi bahwa si pengguna membutuhkan sesuatu, sebelum dimintapun ia akan memberikan apa yang dibutuhkan oleh si pengguna kecerdasan buatan.

Hal inilah yang dimiliki oleh AL. AL tidak hanya akan menjawab secara singkat pertanyaan apa pengertian dari kode HTML, tapi ia akan mengajari si penanya kode HTML sampai bisa. AL tidak hanya akan mengajari cara membuat pizza, tapi ia akan mengingatkan Anda untuk makan siang jika Anda sudah melewatkan jam makan siang. Bahkan nantinya dengan sedikit modifikasi lampu teras rumah Anda, Anda hanya perlu sekali saja meminta AL untuk mematikan lampu tersebut di suatu pagi, karena untuk selanjutnya AL akan mematikan lampu tersebut sebelum permintaan Anda.

 photo 3B8FE64F-2337-41B0-95FC-7D0DCB35D003.jpg
Kemampuan robot AL

Beberapa alasan hebat tersebut membuat banyak pihak begitu penasaran tentang kemampuan AL melalui aplikasi Remap. Hingga saat ini tercatat sudah 2200 pengunduh untuk smartphone Android saja. Ini belum termasuk yang mengunduh dari AppStore milik iOS yang memang hingga saat ini masih belum tersedia untuk sementara waktu. Hal ini terkait dengan proses persetujuan pihak Appstore yang masih dalam proses meninjau aplikasi Remap. Namun sembari Ezy Industries menunggu proses tersebut, para tim ahli mereka terus menambah kapasitas serta kemampuan server Remap.

 photo E23575C5-6A90-4549-B807-D148F42888DC.jpg
Kondisi AL saat mengalami overload server

Jika Anda pengguna Android dan penasaran dengan bagaimana kemampuan AL, silahkan langsung saja unduh aplikasi Remap melalui tautan berikut. Namun saya ingatkan Anda harus bersabar. Karena untuk saat ini pihak developer masih mematikan beberapa fitur AL untuk menghindari kelebihan beban server. “Beberapa perintah AL untuk saat ini sedang kami matikan. Ini untuk menghindari permasalahan yang sama sambil kami terus menambah kapasitas server,” demikian pungkas Edoo.

Post Author: Onny

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply