Solar Roof, Ambisi Terkini Dari Seorang Elon Musk!

Elon Musk rupanya benar-benar berusaha menjadi pelopor pengusaha energi ramah lingkungan. Tak hanya membuat mobil listrik Tesla menjadi sebuah kendaraan mewah, atau juga berusaha mendaratkan semua roket pendorong Space-X secara utuh untuk mengurangi sampah ruang angkasa. Bulan ini setelah ia mengakuisisi perusahaan energi SolarCity, ia berencana untuk memproduksi masal Solar Roof. Bukannya membuat atap rumah yang dipasangi panel surya, namun sebuah atap rumah yang juga merupakan panel surya.

Ide dari Elon Musk adalah bukannya menjual panel surya yang nantinya bisa dipasangkan di atap bangunan apapun, namun justru memproduksi panel surya yang sekaligus berupa atap bangunan. Musk menjelaskan bahwa produk ini adalah atap panel surya, dan bukannya panel yang dipasangkan di atap bangunan.

 photo 12ECB5FA-C4A0-43DC-900A-5659B6323C6F.jpg

“Jika atap rumah Anda sudah rusak, tentu Anda harus menggantinya. Akan tetapi bukankah lebih baik menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih baik dari apapun?” ungkap Musk. Tentu yang dimaksudnya dalam hal ini adalah Solar Roof.

Elon Musk melalui pabrikan mobil listriknya Tesla, mengakuisisi SolarCity bulan ini setelah mengeluarkan dana sebesar US$ 2,6 Miliar atau sekitar 33,8 Triliun Rupiah. Hal tersebut sempat mengundang kritik pedas dari Wall Street karena dianggap akan membuat kedua perusahaan tersebut semakin rugi secara bersamaan. Perlu Anda ketahui bahwa sebelum diakuisisi oleh Musk, SolarCity mencatat kerugian bersih sebesar US$ 250 Juta di kuartal kedua 2016 setelah pada kuartal pertama lalu merugi sebanyak US$ 156 Juta. Demikian pula dengan Tesla yang merugi sebesar US$ 150 Juta pada kuartal kedua tahun ini, yang ternyata dua kali lebih besar dari perkiraan Wall Street. Penyebab utama kerugian Tesla tersebut adalah karena ambisi Musk untuk membangun sebuah pabrik baterai raksasa demi mengejar harga baterai berkualitas tinggi yang lebih murah.


“Bahwa keduanya saling terpisahkan (SolarCity dan Tesla – red), padahal sama-sama mengejar tujuan yang sama yakni energi yang sustainable, maka ini adalah sebuah kecelakaan sejarah,” demikian alasan utama mengapa Musk bersikukuh mengakuisisi SolarCity dan menggabungkannya dengan Tesla. Dengan demikian semakin jelas bahwa Musk ingin mengintegrasikan produk Tesla Home Battery dengan Solar Roof, sehingga kedepan semakin banyak rumah yang bisa ‘hidup’ sendiri tanpa pasokan listrik dari luar. Hal ini juga memperjelas bahwa Musk ingin mentransformasi perusahaan miliknya Tesla dari yang sebelumnya adalah sebuah pabrikan mobil, menjadi sebuah perusahaan energi terbarukan.

 photo 7DACB588-27DA-4BEC-9B49-2F3642908120.jpg

Credit: CNN, Curbed

Post Author: Onny Apriyahanda

"Science is the highest Art in the universe."

Leave a Reply