Teknologi 3D Touch untuk Android

Teknologi smartphone benar-benar kian pesat, setelah booming Touch ID atau fingerprint sensor pada iPhone 5s diperkenalkan Apple, trend ini kian cepat menyebar. Flagship Android terbaru yang baru beberapa hari kemarin diperkenalkan  yaitu Nexus 5X dan Nexus 6P juga memiliki fingerprint sensor meski dengan penempatan berbeda, yaitu di belakang dekat kamera.

 photo LG-Nexus-5X_zpsm9ytgmb1.jpg

Begitupun dangan trend teknologi 3D Touch yang diperkenalkan Apple pada iPhone 6s dan 6s Plus. Pada dasarnya teknologi ini adalah teknologi untuk pengenalan tekanan sentuhan pada layar sentuh smartphone. Synaptics sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi touchscreen controller, pada tanggal 06 Oktober 2015 kemarin mengumumkan ClearPad 3700, teknologi controller pengenalan tekanan pada layar sentuh yang akan mulai dipakai oleh Android flagship pada 2016 nanti. Terdapat tiga seri controller layar sensitif terhadap tekanan dengan nama ClearPad seri 3700, seri 3600 untuk perangkat smartphone dan tablet berbasis sistem operasi Android, dan seri 7800 untuk laptop.

 photo synaptics4_zpskn2hwj3z.jpg

Senior Vice President dari Smart Display Division Synaptics, Kevin Barber, mengatakan bahwa Synaptics ke depannya akan merevolusi cara orang berinteraksi dengan smartphone mereka, dengan menggunakan teknologi ClearForce sehingga memberikan user experience yang lebih baik kepada konsumen smartphone.

Tiga seri dari teknologi controler layar sentuh dari Synaptics adalah sebagai berikut:
Synaptics seri 3700

  • Teknologi terkini untuk flagship smartphone dengan discrete touch controller
  • Mendukung teknologi ClearForce yang membedakan level tekanan sentuhan, dan SideTouch™ untuk scroll dan sentuhan di samping (sisi layar) — contoh diterapkan pada Xiaomi Mi4c
  • Mendukung kapabilitas stylus aktif dan pasif sebagaimana kontrol tanpa menyentuh layar dengan jarak 25mm – pertama kali diperkenalkan oleh Sony Xperia Sola

Synaptics seri 3600

  • Dioptimasi untuk smartphone kelas menengah
  • Menggunakan arsitektur teknologi silikon untuk meningkatkan responsibilitas sentuhan
  • Support fitur baru, termasuk sentuhan dengan sarung tangan – seperti yang pertama diterapkan pada Lumia 920, deteksi pergerakan dua titik jari pada layar, deteksi multiple gesture, dan FaceDetect™ Plus sehingga tanpa membutuhkan sensor proximity dalam pengenalannya

Synaptics seri 7800

  • Dioptimasi untuk layar besar sampai 17.3 inches, termasuk notebook, tablet dan aplikasi pada industry otomotif
  • Optimasi performa dan penambahan fitur untuk layar lebih besar
  • Support stylus 1mm pasif dan pengenalan sentuhan tangan yang tidak disengaja
  • Fitur tambahan untuk pengenalan sentuhan maupun gerakan di atas layar, terutama pada industri otomotif

ClearPad  seri 3700 dan 7800 telah masuk dalam produksi masal. Sesangkan ClearPad seri 3600 series akan mulai masuk diproduksi massal pada Q4 2015.

 photo gsmarena_002_zpsobpur43x.jpg

Android flagship ke depannya selain dilengkapi dengan layar yang sensitif terhadap tekanan yang akan meningkatkan fungsionalitas perangkat smartphone dan tablet, teknologi ini juga mengusung SideTouch, yaitu fitur yang akan mendeteksi gerakan untuk melakukan fungsi tertentu seperti scolling dan tapping, serta untuk penggunaan stylus. Synaptics bukannya nama baru dalam dunia controller layar sentuh, hampir semua touchpad dari laptop memakai teknologi dari Synaptics. Beberapa seri Lumia juga memakai teknologi dari Synaptics untuk menjadikan layar super sensitif pada Lumia 820 dan Lumia 920. Namun hingga sekarang masih belum diketahui bagaimana implementasi akhir teknlogi terbaru dari Synaptics ini di dalam perangkat Android. Apakah akan lebih canggih dari 3D Touch milik iPhone 6s dan 6s Plus? Kita tunggu saja di 2016.

Credit: 9to5mac.com

Post Author: Andri Eko

Seorang anak manusia yang menyukai perkembangan teknologi otomotif dan gadget.

Leave a Reply